Kesepakatan Senilai Rp 236,8 Triliun Batal, Tiffany & Co Gugat LVMH

Kompas.com - 10/09/2020, 08:25 WIB
CEO LVMH Bernard Arnaud SHUTTERSTOCKCEO LVMH Bernard Arnaud

JAKARTA, KOMPAS.com - Merk perhiasan asal Amerika Serikat (AS), Tiffany & Co menggugat LVMH, usai raksasa barang mewah asal Prancis itu tidak dapat menyelesaikan kesepakatan senilai 16 miliar dollar AS atau Rp 236,8 triliun (kurs Rp 14.800).

Batalnya kesepakatan terjadi karena adanya permintaan pemerintah Perancis dan dampak wabah Covid-19.

LVMH, industri besutan miliarder Bernard Arnault, mengatakan, manajemen telah menerima surat dari Kementerian Luar Negeri Prancis yang meminta untuk menunda akuisisi hingga 6 Januari 2021, mengingat adanya ancaman tarif tambahan AS terhadap produk Prancis.

Baca juga: Kekayaan Bos Louis Vuitton Anjlok Rp 87 Triliun dalam Sepekan, Ada Apa?

Hal ini, menurut LVMH, tidak memungkinkan untuk memenuhi tenggat waktu kontrak penyelesaian akuisisi pada 24 November, seperti yang didiskusikan sebelumnya.

Namun, pihaknya tidak bersedia memperpanjang perjanjian lebih lanjut.

"Saya yakin Anda akan memahami kebutuhan untuk mengambil bagian dalam upaya negara untuk mempertahankan kepentingan nasionalnya," kata Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian, kepada Arnault dalam suratnya, dikutip Reuters, Kamis (10/9/2020).

Sementara mengutip Bloomberg, menurut sumber yang tidak ingin diidentifikasi, Arnault meminta bantuan dari pemerintah Prancis untuk menarik diri dari kesepakatan dengan Tiffany.

Namun Direktur Keuangan LVMH, Jean Jacques Guiony mengatakan, surat itu tidak diminta oleh LVMH. Bahkan pengiriman surat dari pemerintah Prancis sangat mengejutkan LVMH.

"Kesepakatan tidak bisa terjadi. Kami dilarang menyelesaikan kesepakatan," ujar Guiony.

Sementara itu, sebuah sumber Pemerintah Prancis mengatakan, surat itu memiliki "nilai politik". Artinya, surat dimaksudkan untuk mengingatkan LVMH akan risiko mengejar kesepakatan. Sama halnya seperti pertengkaran Prancis dengan AS mengenai tarif perdagangan.

Halaman:


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X