Shopee Masuk Perusahaan Digital yang Kena PPN, Ini Kata Manajemen

Kompas.com - 10/09/2020, 12:33 WIB
Logo Shopee ShopeeLogo Shopee

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menunjuk Shopee sebagai salah satu perusahaan baru yang akan dikenakan biaya Pajak Pertambahan Nilai ( PPN) atas barang dan jasa digital sebesar 10 persen dari harga sebelum pajak per 1 Oktober 2020 mendatang.

Menanggapi hal itu Head of Public Policy & Government Relations Shopee Indonesia Radityo Triatmojo menyatakan Pajak Penambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen yang dibebankan ke 12 perusahaan asing, bukanlah pajak e-commerce melainkan pajak barang digital tidak berwujud atau jasa digital yang berasal dari luar negeri.

"Jadi, tambahan pajak ini tidak akan mempengaruhi harga barang-barang yang dijual di Shopee," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (9/9/2020).

Baca juga: Pemerintah Tambah Perusahaan Digital yang Kena Pungutan PPN, Ada Tiktok hingga Apple

Menurut Radityo, hingga saat ini sistem pelaporan pajak yang dilakukan oleh Shopee telah sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.48/PMK.03/2020.

Dia mengatakan ,sebagai pelaku industri e-commerce yang beroperasi di Indonesia, pihaknya akan selalu mendukung regulasi yang berlaku di Indonesia.

"Shopee akan selalu mendukung regulasi yang berlaku dan hingga saat ini kami sedang menunggu sosialisasi resmi dari pihak Kemenkeu atau Dirjen Pajak terakit pengesahan resmi peraturan ini," ungkapnya.

Sebelumnya Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo telah menambahkan ada 12 perusahaan baru yang akan dikenakan biaya PPN atas produk dan layanan digital yang dijual kepada konsumen di Indonesia. Dengan masuknya 12 perusahaan baru ini, maka total ada 28 perusahaan asing yang ditunjuk sebagai pemungut PPN yang dibagi dalam 3 gelombang.

Suryo mengatakan, PPN 10 persen tersebut harus dicantumkan pada kuitansi atau invoice yang diterbitkan penjual sebagai bukti pungut PPN.

"Khusus untuk marketplace yang merupakan wajib pajak dalam negeri yang ditunjuk sebagai pemungut, maka pemungutan PPN hanya dilakukan atas penjualan barang dan jasa digital oleh penjual luar negeri yang menjual melalui marketplace," katanya.

Baca juga: Ada Pajak Digital, Apple dan Google Naikkan Tarif Layanan



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komisi IV DPR Sudah Ingatkan Edhy Prabowo Terkait Ekspor Benih Lobster

Komisi IV DPR Sudah Ingatkan Edhy Prabowo Terkait Ekspor Benih Lobster

Whats New
 Kendala Penyaluran Subsidi Gaji, Rekening Penerima Bermasalah hingga Data Tak Lengkap

Kendala Penyaluran Subsidi Gaji, Rekening Penerima Bermasalah hingga Data Tak Lengkap

Whats New
BPJS Kesehatan Serahkan 1,7 Juta Data Peserta Bermasalah ke Kemensos

BPJS Kesehatan Serahkan 1,7 Juta Data Peserta Bermasalah ke Kemensos

Whats New
Menaker: Subsidi Gaji Sudah Tersalur Rp 21,8 Triliun

Menaker: Subsidi Gaji Sudah Tersalur Rp 21,8 Triliun

Whats New
Edhy Prabowo Sempat Menyatakan Siap Diaudit Terkait Ekspor Benih Lobster

Edhy Prabowo Sempat Menyatakan Siap Diaudit Terkait Ekspor Benih Lobster

Whats New
Sebelum Ditangkap, Edhy Prabowo Sudah Diingatkan Soal Ekspor Lobster

Sebelum Ditangkap, Edhy Prabowo Sudah Diingatkan Soal Ekspor Lobster

Whats New
Sepekan Sebelum Ditangkap, Menteri Edhy Sempat Sindir Kebijakan Susi Pudjiastuti

Sepekan Sebelum Ditangkap, Menteri Edhy Sempat Sindir Kebijakan Susi Pudjiastuti

Whats New
Mendag Yakin Peningkatan Perdagangan Batu Bara Bisa Dorong Perekonomian

Mendag Yakin Peningkatan Perdagangan Batu Bara Bisa Dorong Perekonomian

Whats New
Mau Beli Valas? Cek Dulu Kurs Rupiah Hari Ini di Lima Bank

Mau Beli Valas? Cek Dulu Kurs Rupiah Hari Ini di Lima Bank

Whats New
Polemik Perusahaan Kader Gerindra di Pusaran Ekspor Benih Lobster

Polemik Perusahaan Kader Gerindra di Pusaran Ekspor Benih Lobster

Whats New
PT Geo Dipa Energi Buka Lowongan untuk Lulusan S1, Tertarik?

PT Geo Dipa Energi Buka Lowongan untuk Lulusan S1, Tertarik?

Whats New
Begini Konsep Sementara Penerapan Kelas Standar BPJS Kesehatan

Begini Konsep Sementara Penerapan Kelas Standar BPJS Kesehatan

Whats New
Kontroversi Ekspor Benih Lobster yang Berujung Penangkapan Menteri Edhy

Kontroversi Ekspor Benih Lobster yang Berujung Penangkapan Menteri Edhy

Whats New
Kala Edhy Prabowo Bantah Terlibat Penunjukan Eksportir Losbter

Kala Edhy Prabowo Bantah Terlibat Penunjukan Eksportir Losbter

Whats New
Pagi Ini, Rupiah Stagnan pada Level Rp 14.155 Per Dollar AS

Pagi Ini, Rupiah Stagnan pada Level Rp 14.155 Per Dollar AS

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X