KILAS

Cuaca Kurang Bersahabat, Mentan Minta Petani Manfaatkan Program Asuransi

Kompas.com - 10/09/2020, 15:44 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, saat menyerahkan polis asuransi pertanian. DOK. Humas Kementerian PertanianMenteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, saat menyerahkan polis asuransi pertanian.

Dia menambahkan, gangguan dalam pertanian beragam. Selain faktor alam tadi, ada juga serangan hama, seperti hama wereng, ulat, tikus, dan lainnya.

“Makanya kami selalu mendorong petani untuk memanfaatkan fasilitas ini,” ungkapnya.

Baca juga: Ini 4 Prioritas Mentan Jaga Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi

Sementara itu, Bupati Landak Karolin Margret Natasha mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak sedang mendata daerah pertanian yang terkena banjir.

Dengan begitu, pihaknya bisa mengidentifikasi daerah yang gagal panen. Pemkab juga menyiapkan bantuan benih sehingga warga bisa kembali bercocok-tanam.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Landak, banjir yang melanda, meliputi Desa Ampadi, Meranti, dan Tahu di Kecamatan Meranti. Ada pula Desa Nyanyum di Kecamatan Kuala Behe.

Selanjutnya, Desa Semunti, Tengue, dan Sekendal di Kecamatan Air Besar. Banjir juga melanda Desa Menjalin di Kecamatan Menjalin, Desa Untang di Kecamatan Banyuke Hulu, dan Desa Songga di Kecamatan Menyuke.

Baca juga: Diversifikasi Pangan, Kementan Fokus 6 Komoditas Lokal Non Beras

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X