Bos Lion Air Khawatir PSBB Total Jakarta Berdampak ke Industri Penerbangan

Kompas.com - 10/09/2020, 19:00 WIB
Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait saat meresmikan pesawat Airbus 330-300 CEO di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (28/10/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAPresiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait saat meresmikan pesawat Airbus 330-300 CEO di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (28/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait mengaku khawatir dengan pengetatan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta akan berdampak ke industri penerbangan.

Hal tersebut dikatakan pria yang akrab disapa Edo itu dalam Webinar yang digelar SSS Talks dengan tema Travelling di Era Adaptasi Kebiasaan Baru pada Kamis (10/9/2020).

“Terus terang (kekhawatiran) itu pasti. Ini juga kita lagi mengkalkulasi mulai dari kantor sampai dengan kemungkinan perubahan di pasar,” ujar Edo.

Baca juga: Anies Tarik Rem Darurat, Ini Respons Pengusaha Restoran

Kendati begitu, Edo mengaku belum mendapat informasi terkait adanya penutupan penerbangan imbas dari pengetatan PSBB yang akan dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Sampai saat ini belum (mendapat informasi), tapi kami menganalisis dari PSBB yang awal dulu. Jadi yang kita lihat kebijakan-kebijakan antar daerahnya akan saling mempengaruhi enggak, itu kan faktor orang akan melakukan perjalanan atau mengurungkan niatnya,” kata Edo.

Edo pun berharap pengetatan PSBB di Jakarta tak akan mempengaruhi penerbangan ke daerah lain.

“Jadi dengan DKI memutuskan PSBB apakah ada (dampak) ke daerah lain, ya mudah-mudahan enggak ada. Hanya saja mungkin pengetatan protokol-protok kesehatan yang dijalankan. Tapi kita tetap menanti rincian lebih detilnya,” ucap dia.

Baca juga: Jakarta PSBB Total, Bagaimana Nasib Ekonomi RI Kuartal III?

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X