PHK 4.300 Pegawai, CEO Singapore Airlines: Keputusan Terberat dan Menyiksa

Kompas.com - 11/09/2020, 13:28 WIB

SINGAPURA, KOMPAS.com - Maskapai penerbangan Singapore Airlines Ltd (SIA) melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 4.300 orang pegawainya. Angka ini setara 20 persen dari total pegawai yang dimiliki maskapai itu.

PHK terpaksa dilakukan Singapore Airlines lantaran pandemi virus corona berdampak negatif terhadap industri penerbangan.

Dilansir dari Bloomberg, Jumat (11/9/2020), PHK dilakukan terhadap para pegawai Singapore Airlines dan dua maskapai lain yang dinaunginya, yakni Silk Air dan Scoot.

Baca juga: Terdampak Corona, Singapore Airlines Dapat Dana Segar Rp 101,2 Triliun

Dalam pernyataan resminya, pihak Singapore Airlines menyatakan masih dalam pembicaraan dengan serikat pekerja dan kesepakatan akan difinalisasi sesegera mungkin. Singapore Airlines terakhir kali melakukan PHK karyawan ketika wabah SARS melanda tahun 2003 silam.

"Melepas para pegawai kami yang sangat bernilai dan berdedikasi adalah keputusan terberat dan paling menyedihkan yang saya buat sepanjang 30 tahun karier saya bersama SIA," kata CEO Singapore Airlines Choon Phong Goh.

"Beberapa pekan ke depan adalah momen terberat dalam sejarah SIA Group," imbuhnya.

Keputusan yang diambil Singapore Airlines menunjukkan bahwa maskapai terbesar di dunia pun tidak bisa menghindar dari krisis keuangan terbesar dalam sejarah setelah pandemi virus corona memukul bisnis transportasi udara.

Baca juga: Singapore Airlines Laporkan Rugi Bersih Pertama dalam 48 Tahun

Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) menyebut, lalu lintas penumpang tidak akan kembali ke kondisi normal sebelum pandemi hingga tahun 2024 mendatang.

Bisnis Singapore Airlines sendiri cenderung rentan karena tidak melayani penerbangan domestik.

Saham Singapore Airlines anjlok 0,6 persen apda pembukaan perdagangan hari ini. Kemarin, saham maskapai tersebut menukik 1,1 persen.

Adapun sejak awal tahun 2020 ini, saham Singapore Airlines telah amblas 45 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Bloomberg


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Apa Itu Impor: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Jenisnya

Mengenal Apa Itu Impor: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Jenisnya

Earn Smart
Cara Mengambil Uang di ATM BCA dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Cara Mengambil Uang di ATM BCA dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Spend Smart
Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Super Mikro jadi 3 Persen

Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Super Mikro jadi 3 Persen

Whats New
Kemenhub Sebut Penetapan Tarif Ojol Akan Dialihkan ke Gubernur

Kemenhub Sebut Penetapan Tarif Ojol Akan Dialihkan ke Gubernur

Whats New
Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Rilis
Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Whats New
Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Whats New
Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Whats New
Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Whats New
Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Whats New
Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Whats New
Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Whats New
Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Whats New
BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

Whats New
PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.