KILAS

Lewat Program PSR, Sinar Mas Agribusiness and Food Berusaha Tingkatkan Produktivitas Sawit Petani

Kompas.com - 11/09/2020, 16:07 WIB
Petani Sawit Swadaya Sinar Mas Agribusiness and Food (Foto diambil sebelum pandemic Covid-19) Dok. SinarmasPetani Sawit Swadaya Sinar Mas Agribusiness and Food (Foto diambil sebelum pandemic Covid-19)


KOMPAS.com - Chief Executive Officer (CEO) Perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food wilayah Sumatera Selatan (Sumsel), Iswanto Nadjaja berharap, program kemitraan untuk Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dapat meningkatkan produktivitas tanaman sawit.

Hal itu ia sampaikan dalam acara penandatanganan perjanjian kerja sama untuk PSR Palembang Sumsel di Cohive Building, Jakarta Pusat, Kamis (10/9/2020).

"Dengan program kemitraan PSR, kesejahteraan keluarga petani sawit juga menjadi lebih baik," kata Iswanto seperti dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Iswanto, untuk mewujudkan PSR tersebut, Sinar Mas Agribusiness and Food lewat anak usahanya PT Djuanda Sawit Lestari menggandeng Koperasi Serba Usaha Al Fa’iz Mandiri Kabupaten Musi Rawas.

Baca juga: Begini Cara APP Sinar Mas Pertahankan Populasi Gajah Indonesia yang Kritis

"Selanjutnya, dalam program ini, kami melakukan penandatanganan perjanjian kredit dengan PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI)," imbuh Iswanto.

Prosesi penandatanganan perjanjian antara PT Djuanda Sawit Lestari, anak usaha Sinar Mas Agribusiness
and Food, Koperasi Serba Usaha Al Fa?iz Mandiri Kabupaten Musi Rawas dan PT. Bank Rakyat Indonesia,
Tbk (BRI) untuk Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Palembang Sumatera Selatan di Cohive Building, Jakarta Pusat, Kamis (10/9/2020).Dok. Sinarmas Prosesi penandatanganan perjanjian antara PT Djuanda Sawit Lestari, anak usaha Sinar Mas Agribusiness and Food, Koperasi Serba Usaha Al Fa?iz Mandiri Kabupaten Musi Rawas dan PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk (BRI) untuk Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Palembang Sumatera Selatan di Cohive Building, Jakarta Pusat, Kamis (10/9/2020).

Terkait hal itu, Executive Vice President Divisi Agribisnis PT BRI Tbk, Budhi Novianto, menyampaikan, penandatanganan perjanjian kredit tersebut merupakan tindak lanjut atas fasilitas peremajaan kebun petani swadaya dan plasma PT BRI (Persero) Tbk.

"Fasilitas peremajaan kebunnya sebesar Rp 1,75 triliun untuk luasan tanam kurang lebih 14.745 hektar (Ha)," tuturnya.

Lebih lanjut, Budhi menjelaskan, fasilitas tersebut secara bertahap akan direalisasikan melalui kemitraan strategis dengan beberapa koperasi di 3 wilayah, yaitu Pekanbaru, Medan, dan Palembang.

Baca juga: Menristek: Bahan Bakar Nabati Sawit Jadi Harapan Baru Indonesia

“Bank BRI turut mendukung program pemerintah dalam PSR sebagai mitra perbankan untuk menyalurkan fasilitas kredit ke petani baik swadaya maupun plasma," sambungnya.

Di sisi lain, Iswanto menilai, petani swadaya memiliki peranan yang sangat penting dalam industri sawit Indonesia.

"Namun, kondisi tanaman sudah kurang terawat, sehingga hasil produksi tandan buah segar (TBS) kurang dari 15 ton per Ha perlu diremajakan," imbuh Iswanto.

Sementara itu, Ketua Koperasi Al faiz Mandiri, Siti Marfuah bersyukur, dengan kemitraan strategis, dapat membantu para petani mendapatkan pembiayaan peremajaan kebun sawit.

Baca juga: Kemenristek: Green Diesel D100, Bahan Bakar Terbarukan dari Sawit

"Program kemitraan tersebut membantu penyediaan bibit unggul bersertifikat dan pupuk, serta pendampingan teknik agronomi yang berkelanjutan," ujarnya.

Tak hanya itu, Siti menuturkan, program kemitraan juga membantu petani sawit dalam sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil System (ISPO) dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

Menurut Siti, proses peremajaan sawit petani swadaya membutuhkan waktu yang cukup panjang.

"Terutama untuk melengkapi dokumen perizinan, dokumen kemitraan, dan kebutuhan dokumen pembiayaan untuk perbankan," imbuh Siti.

Oleh karenanya, Siti menegaskan, kerja sama dan dukungan dari semua pihak sangatlah diperlukan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Whats New
Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Whats New
Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Whats New
Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Whats New
Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Rilis
Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Whats New
Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Whats New
Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Whats New
Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Whats New
InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

Rilis
Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Whats New
Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Whats New
Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Whats New
Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Whats New
GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.