Luhut: Perusahaan Uni Emirat Arab Kirim 10 Juta Vaksin Covid-19 Tahun Ini

Kompas.com - 12/09/2020, 10:11 WIB
Ilustrasi vaksin corona SHUTTERSTOCK/Orpheus FXIlustrasi vaksin corona

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, perusahaan asal Uni Emirat Arab ( UEA), G42 Healthcare Holdings akan mengirimkan 10 juta vaksin Covid-19 ke Indonesia tahun ini.

Vaksin tersebut akan diprioritaskan bagi para tenaga kesehatan hingga para pejabat yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

"Saya kira pertengahan tahun depan sudah hampir 150 juta yang divaksin, kalau semua berjalan sesuai rencana," katanya melalui keterangan tertulis, Jumat (11/9/2020).

Baca juga: Kunjungan Wisman Masih Sepi, Luhut: Enggak Masalah...

G42 adalah perusahaan teknologi kesehatan Uni Emirat Arab yang berbasis artificial intelligence.

Perusahaan tersebut aktif terlibat dalam penelitian, pengembangan dan distribusi aplikasi pengujian dan perawatan Covid-19.

Sebelumnya, PT Kimia Farma meneken kerja sama dengan G42 Healthcare Holdings terkait pengembangan produk-produk vaksin Covid-19.

Penandatanganan kerja sama itu dilakukan dalam rangkaian lawatan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri BUMN Erick Thohir ke Abu Dhabi, UEA.

Retno menuturkan, kerja sama itu mencakup kerja sama di bidang farmasi, layanan kesehatan, riset dan pembembangan, uji klinis, serta produksi vaksin dan pemasaran dan distribusinya. Termasuk di dalamnya penyediaan vaksin covid kepada Negara RI.

Baca juga: Erick Thohir Usul Masyarakat Mampu Beli Vaksin Covid-19



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X