Bagaimana Hitler Membangun Ekonomi Jerman yang Hancur Pasca-PD I?

Kompas.com - 14/09/2020, 10:41 WIB
Hitler bunuh diri pada tahun 1945 saat pasukan Soviet merebut Berlin telegraphHitler bunuh diri pada tahun 1945 saat pasukan Soviet merebut Berlin

3. Bangun ribuan jalan tol

Sisi baik dari Nazi Jerman adalah soal infrastruktur jalan tol atau autobahn. Hitler membangun ribuan jaringan jalan tol di Jerman hanya dalam kurun waktu singkat yang saling menghubungkan kota-kota industri sepanjang 7.000 kilometer.

Pembangunan autobahn juga menyerap 80.000 pekerja selama masa konstruksinya. Selain itu, pembangunan jalan tol yang masif ini mendorong pertumbuhan industri otomotif Jerman.

Industri di Jerman sangat terbantu dengan kehadiran jalan tol yang dibangun Nazi karena ongkos logistik yang turun drastis. 

Baca juga: Contek Bali, Pemerintah Berencana Bangun Jalan Tol di Labuan Bajo NTT

4. Melarang impor

Di era Nazi, Jerman benar-benar menutup hampir semua barang impor yang masuk ke negaranya. Impor hanya diizinkan untuk barang-barang bersifat strategis dan tak mampu diproduksi di dalam negeri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk kemandirian pangan, lahan-lahan juga dibuka untuk membuat kebutuhan pangan tercukupi dari dalam negeri, baik dari sektor pertanian maupun peternakan. Selain tak ada persaingan dengan komoditas pertanian impor, para petani Jerman juga menikmati subsidi dari pemerintah.

Namun kebijakan untuk kemandirian pangan ini tak begitu berhasil mengingat banyak pekerja yang terserap ke sektor industri dan masalah keterbatasan lahan. Menjelang pecahnya Perang Dunia Kedua, Jerman masih mengimpor 20 persen makanan.

Baca juga: Hidup Mati Mobil Listrik Eropa Bergantung Nikel

5. Peningkatan kualitas hidup

Kehidupan di Jerman di era Nazi bisa dibilang banyak mengalami perbaikan. Setiap orang memiliki pekerjaan dan upah yang cukup. Nazi sampai mendirikan badan untuk menyelenggarakan hiburan bagi warganya bernama KdF.

Badan tersebut menyelenggarakkan hiburan rakyat seperti bioskop, teater, dan paket liburan yang semuanya diberikan secara gratis dengan syarat-syarat tertentu yang tak begitu sulit.

Orang Jerman yang bekerja di konstruksi juga diberikan akses untuk fasilitas umum seperti rumah sakit dan pendidikan.

Bahkan, Nazi merancang skema untuk memungkinkan pekerja membeli mobil Volkswagen Beetle dengan pembayaran cicilan mingguan yang kecil.

Baca juga: Rupa-rupa Uang Kertas yang Beredar di Era Penjajahan Jepang

Halaman:


Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X