KILAS

PGN Komitmen Selesaikan Pembangunan Pipa Minyak Rokan Tepat Waktu dan Efisien

Kompas.com - 14/09/2020, 12:35 WIB
PT Pertamina Gas (Pertagas), selaku afiliasi dari sub-holding gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), telah melaksanakan kegiatan first welding (pengelasan perdana) pembangunan jaringan pipa minyak menuju Blok Rokan di Kelurahan Kandis Kota, Kandis, Kabupaten Siak, Riau, Rabu (9/9/2020) Dok. Humas PGNPT Pertamina Gas (Pertagas), selaku afiliasi dari sub-holding gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), telah melaksanakan kegiatan first welding (pengelasan perdana) pembangunan jaringan pipa minyak menuju Blok Rokan di Kelurahan Kandis Kota, Kandis, Kabupaten Siak, Riau, Rabu (9/9/2020)

KOMPAS.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk ( PGN) melalui PT Pertamina Gas (Pertagas) dan Holding Migas Grup, berkomitmen menyelesaikan pembangunan Pipa Minyak Rokan tepat waktu.

“Minggu lalu, Pertagas telah melaksanakan first welding atau pengelasan perdana sebagai langkah awal percepatan penyelesaian tahapan konstruksi,” kata Direktur Utama PGN Suko Hartono, Senin (14/9/2020), seperti dalam keterangan tertulisnya.

Suko menegaskan, PGN Grup berkomitmen mengupayakan dukungan terbaik agar proses transisi pengelolaan Blok Rokan berjalan lancar, sehingga dapat meningkatkan efisiensi pembiayaan pelaksanaan proyek strategis nasional.

“Setelah koordinasi dengan Pertamina Hulu Rokan (PHR), pada kuartal ketiga 2021 akan dilakukan commissiong partial Blok Utara, yaitu Koridor Balam-Bangko-Dumai. Kemudian disusul Blok Selatan yaitu Minas-Duri yang ditargetkan on stream pada triwulan I 2022,” kata Suko.

Baca juga: Pertagas Lakukan First Welding, Proses Alih Kelola Blok Rokan Resmi Dimulai

Sebagai informasi, pembangunan Pipa Minyak Rokan memang ditujukan untuk mendukung program strategis nasional yang diemban Holding Migas Pertamina dalam menjaga ketahanan produksi energi pada 2021. Hal ini dilaukan setelah alih kelola Blok Rokan Hulu dari PT Chevron Pacific Indonesia (CPI).

“Pengerjaan pipa ini juga dapat memberi dampak positif bagi pembangunan wilayah, bernilai lebih bagi industri baja dalam negeri, serta berkontribusi nyata pada pergerakan roda perekonomian nasional,” kata Suko.

Suko menambahkan, proyek strategis dengan nilai capital expenditure (capex) sebesar 300 juta dollar AS tersebut, berhasil mengoptimasi efisiensi capex yang pada awalnya sebesar 450 juta dollar AS.

Hasilnya, terjadi penghematan sebesar 150 juta dollar AS atau sekitar Rp 2,1 triliun dari optimasi penetapan final investment decision (FID) dan proses procurement.

Baca juga: Bersiap Ambil Alih Blok Rokan, Pertamina Maksimalkan Proses Transisi Dokumen Kontrak Mitra

Hal tersebut pun terjadi berkat upaya bersama dewan pengawas dan manajemen PGN, dalam mengawal proyek Pipanisasi Minyak Rokan Hulu di tengah tantangan ekonomi global dan pandemi Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bank Mandiri Berencana Terbitkan Green Bonds 300 Miliar Dollar AS Tahun Ini

Bank Mandiri Berencana Terbitkan Green Bonds 300 Miliar Dollar AS Tahun Ini

Whats New
Terapkan Merit Sistem dan Reformasi Birokrasi, Kemnaker Raih Predikat “Baik” dari KASN

Terapkan Merit Sistem dan Reformasi Birokrasi, Kemnaker Raih Predikat “Baik” dari KASN

Rilis
Pertama Kali, Kapal Tol Laut Bersandar di Pelabuhan Depapre

Pertama Kali, Kapal Tol Laut Bersandar di Pelabuhan Depapre

Rilis
Kemenaker Targetkan 500.000 Tenaga Kerja Terampil Dukung 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas

Kemenaker Targetkan 500.000 Tenaga Kerja Terampil Dukung 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas

Whats New
Indonesia Produsen Kopi Terbesar ke-4 di Dunia, tetapi Ekspornya Kalah dari Swiss

Indonesia Produsen Kopi Terbesar ke-4 di Dunia, tetapi Ekspornya Kalah dari Swiss

Whats New
Meterai Rp 10.000 Sudah Didistribusikan, Begini Tampilannya

Meterai Rp 10.000 Sudah Didistribusikan, Begini Tampilannya

Rilis
Diminta BI Turunkan Suku Bunga, Ini Respons Bank Mandiri

Diminta BI Turunkan Suku Bunga, Ini Respons Bank Mandiri

Whats New
Ada Rencana Bangun Bank Digital, Bank Mandiri Pilih Jalur Organik

Ada Rencana Bangun Bank Digital, Bank Mandiri Pilih Jalur Organik

Whats New
LPS: Suku Bunga Simpanan Perbankan Diproyeksi Terus Turun

LPS: Suku Bunga Simpanan Perbankan Diproyeksi Terus Turun

Whats New
Sandiaga: Rp 150 Triliun Keluar RI Tiap Tahun karena Kita Asyik Berlibur ke Negara Lain

Sandiaga: Rp 150 Triliun Keluar RI Tiap Tahun karena Kita Asyik Berlibur ke Negara Lain

Whats New
Bank Mandiri Perkirakan 10-11 Persen Debitur Restrukturisasi Gagal Bayar

Bank Mandiri Perkirakan 10-11 Persen Debitur Restrukturisasi Gagal Bayar

Whats New
Lewat Platform Ini, UMKM Bisa Belajar Mengembangkan Bisnis Secara Digital

Lewat Platform Ini, UMKM Bisa Belajar Mengembangkan Bisnis Secara Digital

Whats New
Konsumsi BBM Diproyeksi Turun Terus, Ini Strategi Pertamina

Konsumsi BBM Diproyeksi Turun Terus, Ini Strategi Pertamina

Whats New
Erick Thohir Minta Semua Pihak Tinggalkan Ego Sektoral di Tengah Pandemi

Erick Thohir Minta Semua Pihak Tinggalkan Ego Sektoral di Tengah Pandemi

Whats New
Klarifikasi Calon Petahana Dewan Pengawas Soal Dugaan Nepotisme di BPJS Ketenagakerjaan

Klarifikasi Calon Petahana Dewan Pengawas Soal Dugaan Nepotisme di BPJS Ketenagakerjaan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X