Kompas.com - 14/09/2020, 12:49 WIB
Ilustrasi investasi Dok. SHUTTERSTOCK/LOOKERSTUDIOIlustrasi investasi

Namun demikian, dirinya menekankan pentingnya bersabar dalam berinvestasi. Sabar dalam berinvestasi maksudnya tidak boleh gegabah dan harus bijak.

Adiwarman mengatakan, prinsip untama dalam berinvestasi adalah jangan mudah tergiur dengan tawaran keuntungan yang fantastis, yang justru akan membuat terperosok dalam investasi bodong.

"Dalam investasi reksa dana, Anda harus bisa memilih manajer investasi yang amanah dan terdaftar di OJK. Pertimbangkan reputasi manajer investasi tempat Anda akan menitipkan pengelolaan harta Anda. Manajer investasi yang mengelola reksa dana syariah akan mengelola dana para investor sesuai dengan prinsip syariah," ujar Adiwarman.

Baca juga: Menimbang Untung Rugi Reksa Dana Pendapatan Tetap dan Obligasi

“Dibutuhkan waktu untuk mendapatkan keuntungan yang optimal di investasi reksa dana. Oleh karena itu, kita harus bersabar dalam ikhtiar," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.