IHSG Melesat di Sesi I, Rupiah Justru Melemah

Kompas.com - 14/09/2020, 13:33 WIB
Ilustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada penutupan perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 2,34 persen pada level 5.134,06 atau naik 117,35 poin dibanding penutupan sebelumnya pada level 5.060,02.

Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper mengatakan, IHSG berpeluang menguat sementara terdorong oleh sentimen ketidakpastian eksternal. Indeks Dow Jones ditutup naik 0,48 persen dan S&P500 naik 0,05 persen. Sementara Nasdaq ditutup turun 0,6 persen.

Dari ekternal, sentimen positif muncul dari rencana akuisisi perusahaan pembuat chip dari SoftBank sebesar 40 miliar dollar AS oleh Nvidia. Sementara itu aksi jual masih membayangi pergerakan saham teknologi dimana banyak investor lakukan aksi taking profit.

Baca juga: Menurut Pengamat, Ini Penyebab Produksi Bawang Putih RI Rentan Fluktuasi

“Bursa saham Asia dibuka menguat seiring dengan pengumuman transaksi SoftBank dengan Nvidia. Perkembangan politik di Jepang menjadi sorotan saat ini,” kata dia, Senin (14/9/2020).

Dennies mengatakan, secara teknikal ada indikasi IHSG berpotensi melanjutkan rebound. Namun diperkirakan penguatan bersifat sementara ditengah banyaknya ketidakpastian dari luar negeri dan dampak dari pemberlakuan kembali PSBB total yang berpotensi memperlambat pemulihan ekonomi.

Adapun top gainers siang ini antara lain, Industri Jamu dan Farmasi Aido Muncul (SIDO) yang melesat 9,4 persen dengan harga per saham Rp 815. Saham Smartfren (FREN) juga naik 6,25 persen dengan harga per saham Rp 85. Kemudian, saham BRI Syariah (BRIS) juga naik 5,81 persen dengan harga per saham Rp 910.

Sementara itu, top loser siang ini antara lain, saham Rockfields Property (ROCK) yang turun 6,9 persen dengan harga per saham Rp 1.945. Kemudian, saham Putra Rajawali Kencana (PURA) juga turun 2,5 persen pada level Rp 156 per saham. Dilanjutkan oleh saham Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA) degan penurunan 0,93 persen pada level Rp 214 per saham.

Sementara itu, rupiah malah berbalik melemah pada level Rp 14.928 per dollar AS atau turun 38 poin (0,25 persen) dibanding penutupan sebelumnya Rp 14.890 per dollar AS.

Baca juga: Ekonom: Anggaran Pencegahan Covid-19 Perlu sampai Tingkat RT/RW



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X