Pengetatan PSBB Mulai Berlaku, Simak Syarat Pengguna Transportasi di Jakarta

Kompas.com - 14/09/2020, 15:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai diterapkan hari ini, Senin (14/9/2020), oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Dalam rangka mendukung pelaksanaan PSBB, terdapat penyesuaian aturan yang berkaitan dengan pergerakan orang di wilayah Ibu Kota. Salah satunya ialah penghapusan aturan ganjil genap bagi kendaraan pribadi.

Dengan demikian, masyarakat dapat melakukan aktifitas yang dikecualikan selama periode PSBB, seperti contoh pembelian kebutuhan pokok.

Baca juga: Pemerintah Diminta Menata Transportasi Umum di Daerah

Namun, terdapat beberapa ketentuan yang perlu dilaksanakan oleh pengguna kendaraan pribadi.

Melalui Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2020, pengguna maupun kendaraan pribadi diwajibkan menggunakan masker selama perjalanan dan juga melakukan disinfektasi pada kendaraan.

Kemudian, kapasitas angkut mobil penumpang juga dibatasi, yaitu paling banyak dua orang per baris kursi, kecuali dengan penumpang berdomisili di alamat yang sama.

Selain itu, berbeda dengan periode PSBB April lalu, kali ini Pemprov DKI Jakarta mengizinkan ojek online untuk mengangkut penumpang.

"Motor berbasis aplikasi boleh mengangkut barang dan penumpang dengan protokol kesehatan yang lengkap," ujar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Minggu (13/9/2020)

Bukan hanya itu, pada periode PSBB 14 hingga 27 September mendatang, Pemprov DKI Jakarta tidak lagi menerapkan persyaratan SIKM (Surat Ijin Keluar Masuk) seperti di masa PSBB sebelum masa transisi, bagi masyarakat yang ingin keluar atau masuk wilayah Ibu Kota.

Baca juga: Ada Pandemi, Target 60 Persen Warga Jabodetabek Pakai Transportasi Publik Bisa Tercapai?

Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati mengatakan, persayaratan penumpang antar-kota akan tetap mengacu pada Surat Edaran Gugus Tugas no 9 tahun 2020, yakni dengan memiliki hasil rapid test maupun PCR test non reaktif.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengguna transportasi umum untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan sering mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer," ucap Adita.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.