Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Inggris Dihantam Gelombang PHK, Terbanyak Sejak Resesi 2009

Kompas.com - 14/09/2020, 16:12 WIB
Fika Nurul Ulya,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

Sumber BBC

LONDON, KOMPAS.com - Usai resesi, Inggris kini tengah dihantam gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). 

Mengutip BBC, Senin (14/7/2020), para pengusaha di Inggris berencana melakukan PHK 2 kali lebih banyak dari resesi tahun 2009.

Saat resesi karena Covid-19 menghantam negeri Ratu Elizabeth II itu, para pengusaha berencana melakukan PHK terhadap 380.000 orang pada periode Mei-Juli 2020. Diperkirakan, angkanya bisa meningkat jadi 735.000 di musim gugur tahun ini.

Baca juga: Di Inggris, Pemerintah dan Pengusaha Minta Karyawan Kembali Bekerja di Kantor

Adapun angka rencana PHK itu diperoleh dari permintaan Kebebasan Informasi Institute for Employment Studies (IES).

IES sendiri telah memperoleh dan menganalisis data sejak tahun 2008. Data menunjukkan, gelombang PHK tahun 2020 ini merupakan tingkat PHK tertinggi secara 3 bulanan sejak tahun 2009. Pada tahun 2009 sekitar Januari-Maret, PHK hanya mencapai 180.000 orang.

"Membandingkan apa yang terjadi sekarang dengan apa yang terjadi pada resesi terakhir (tahun 2009) menunjukkan kepada kita bahwa kita mengalami krisis pekerjaan tidak seperti yang pernah kita lihat sebelumnya," kata Direktur IES, Tony Wilson. 

Memang, PHK menjadi salah satu langkah yang tak bisa dihindari akibat adanya karantina wilayah untuk mencegah penularan Covid-19.

 

Baca juga: Ekonomi Inggris Mulai Merangkak Naik

Karantina wilayah telah membuat ekonomi Inggris mandek, pekerjanya tinggal di rumah, pengusaha menutup toko, dan transportasi dihentikan.

Karena krisis PHK ini, IES menyerukan dukungan ekstra bagi perusahaan yang mempertahankan staf-stafnya, serta memberikan pelatihan dan saran untuk membantu pekerja yang kehilangan pekerjaan agar dapat menemukan pekerjaan baru dengan cepat.

Pemerintah Inggris juga melancarkan stimulus untuk klaster pekerja.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ini 5 Bandara dengan Trafik Tertinggi Saat Penerbangan Haji 2024

Ini 5 Bandara dengan Trafik Tertinggi Saat Penerbangan Haji 2024

Whats New
Bos Pupuk: 56 Persen Petani yang Terdaftar di e-RDKK Belum Menebus Pupuk Subsidi

Bos Pupuk: 56 Persen Petani yang Terdaftar di e-RDKK Belum Menebus Pupuk Subsidi

Whats New
Satu Data Perkebunan, Strategi Kunci Capai Perkebunan yang Berkelanjutan

Satu Data Perkebunan, Strategi Kunci Capai Perkebunan yang Berkelanjutan

Whats New
Usai Cetak Rekor 'Marketing Sales' pada 2023, CTRA Bakal Tebar Dividen Rp 389 Miliar

Usai Cetak Rekor "Marketing Sales" pada 2023, CTRA Bakal Tebar Dividen Rp 389 Miliar

Whats New
Nasib OVO Setelah Superbank Masuk ke Ekosistem Grab

Nasib OVO Setelah Superbank Masuk ke Ekosistem Grab

Whats New
IHSG Menguat di Awal Sesi, Rupiah Koreksi

IHSG Menguat di Awal Sesi, Rupiah Koreksi

Whats New
Hasil Administrasi Sekolah Kedinasan 2024 Sudah Diumumkan, Cek di Sini

Hasil Administrasi Sekolah Kedinasan 2024 Sudah Diumumkan, Cek di Sini

Whats New
Hadapi Tren Pelemahan Rupiah dan IHSG, Ada Apa dengan Ekonomi Indonesia?

Hadapi Tren Pelemahan Rupiah dan IHSG, Ada Apa dengan Ekonomi Indonesia?

Whats New
Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru pada Kamis 20 Juni 2024

Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru pada Kamis 20 Juni 2024

Spend Smart
Bengkak 41 Persen, Kerugian Indofarma Capai Rp 605 Miliar pada 2023

Bengkak 41 Persen, Kerugian Indofarma Capai Rp 605 Miliar pada 2023

Whats New
Harga Emas Terbaru 20 Juni 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 20 Juni 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Dorong Peluang Investasi Sektor Penerbangan, DPR Setujui Ratifikasi Protokol AFAS Ke-12

Dorong Peluang Investasi Sektor Penerbangan, DPR Setujui Ratifikasi Protokol AFAS Ke-12

Whats New
Mampukah IHSG Menguat Hari Ini? Simak Analisis dan Rekomendasi Sahamnya

Mampukah IHSG Menguat Hari Ini? Simak Analisis dan Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Harga Bahan Pokok Kamis 20 Juni 2024, Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Minyak Goreng Curah

Harga Bahan Pokok Kamis 20 Juni 2024, Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Minyak Goreng Curah

Whats New
Kiat Superbank Jaga Kualitas Kredit Tetap Sehat

Kiat Superbank Jaga Kualitas Kredit Tetap Sehat

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com