Dari Rp 695 Triliun, Anggaran Penanganan Covid-19 Baru Terealisasi 34,1 Persen

Kompas.com - 14/09/2020, 18:08 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersiap menyampaikan keterangan terkait perekonomian nasional di masa pandemi COVID-19 di Jakarta, Rabu (5/8/2020). Airlangga mengatakan setelah pada kuartal II tahun 2020 ekonomi Indonesia terkoreksi 5,32 persen, dibutuhkan belanja minimal Rp800 triliun perkuartal ke berbagai sektor untuk mempersempit ruang pertumbuhan negatif. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho GumayMenko Perekonomian Airlangga Hartarto bersiap menyampaikan keterangan terkait perekonomian nasional di masa pandemi COVID-19 di Jakarta, Rabu (5/8/2020). Airlangga mengatakan setelah pada kuartal II tahun 2020 ekonomi Indonesia terkoreksi 5,32 persen, dibutuhkan belanja minimal Rp800 triliun perkuartal ke berbagai sektor untuk mempersempit ruang pertumbuhan negatif. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan realisasi dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mencapai 34,1 persen dari keseluruhan pagu anggaran yang sebesar Rp 695,2 triliun.

Angka tersebut setara dengan Rp 237,06 triliun.

"Berkait dengan penyerapan anggaran, tadi dilaporkan bahwa penyerapan sebesar 34,1 persen dari pagu year to date dari Rp 695,2 triliun," ujar Airlangga dalam keterangan pers usai rapat terbatas, Senin (14/9/2020).

Baca juga: Hadapi Resesi, Pemerintah Perlu Pangkas Rantai Distribusi Program PEN

Secara lebih rinci dia memaparkan, untuk realisasi anggaran sektor kesehatan sebesar 31,6 persen dari pagu anggaran yang sebesar Rp 87,55 triliun. Dengan demikian, anggaran kesehatan yang sudah terealisasi sebesar Rp 27,66 triliun.

Untuk anggaran perlindungan sosial realisasinya sebesar 60,81 persen atau Rp 128 triliun dari total pagu anggaran yang sebesar Rp 203,9 triliun.

Serapan untuk sektor UMKM mencapai 91,43 persen atay Rp 112,87 triliun dari pagu anggaran yang sebesar Rp 123,46 triliun, dan untuk realisasi pos sektoral kementerian/lembaga dan pemerintah daerah mencapai 27,68 persen dari pagu anggaran Rp 106,11 triliun.

Berarti, serapannya sudah mencapai Rp 29,37 triliun.

Baca juga: Data Penerima hingga Tak Tepat Sasaran, Kendala Penyaluran Dana PEN

Namun demikian, Airlangga tidak merinci realisasi anggaran untuk insentif usaha yakni sebesar Rp 120,61 triliun dan pembiayaan korporasi yang anggarannya sebesar Rp 53,57 triliun.

Lebih lanjut Airlangga mengatakan, Presiden Joko Widodo telah menyampaikan pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk industri pariwisata.

Di sisi lain untuk pengadaan vaksin bakal direalisasi jika uji klini sudah dilaksanakan.

"Ini masih menunggu uji klinis, untuk selanjutnya dibuat program yang terkait dengan sektor pariwisata," ujar dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X