Realisasi Anggaran KKP Baru 54,44 Persen

Kompas.com - 15/09/2020, 13:38 WIB
Gedung Mina Bahari IV, Kementerian Kelautan dan Perikanan Dok. KKPGedung Mina Bahari IV, Kementerian Kelautan dan Perikanan
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2020 mencapai Rp 2,77 triliun.

Data hingga 11 September menyebutkan, realisasi itu termasuk outstanding kontrak dari total pagu anggaran Rp 5,08 triliun atau mencapai 54,44 persen dari pagu anggaran 2020.

Sekretaris Jenderal KKP, Antam Novambar mengatakan, realisasi belanja pegawai telah mencapai 65,08 persen, belanja barang 42,02 persen, sementara belanja modal mencapai 39,11 persen.

"KKP akan terus mempercepat penyerapan realisasi anggaran terutama untuk belanja barang, dalam hal ini tim Irjen akan terus mengawal setiap eselon I dalam merealiasasikan anggarannya," kata Antam dalam Rapat bersama Komisi IV DPR RI, Selasa (15/9/2020).

Baca juga: Siap-siap Resesi, Begini Cara Atur Ulang Portofolio Investasi

Sementara itu, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga 7 September 2020 baru mencapai Rp 560,3 miliar.

Realisasi terdiri dari penerimaan Sumber Daya Alam (SDA) sebesar Rp 415,4 miliar, non-SDA sebesar Rp 111,9 miliar dan BLU Rp 33 miliar.

Adapun realisasi tahun sebelumnya mencapai Rp 760,77 miliar dan realisasi tahun 2018 mencapai Rp 647,36 miliar.

Baca juga: IHSG Jatuh Lagi di Sesi I, Rupiah Justru Menguat Tipis

Di samping itu, realisasi BLU LPM-UKP sampai September 2020 telah mencapai Rp 546,89 miliar. Penyaluran dana kelolaan diterima oleh 17.482 orang.

Antam merinci, realisasi terbesar terjadi pada pembudidayaan ikan dengan realisasi pencairan Rp 240,46 miliar dengan rata-rata Rp 51,04 juta/orang. Manfaat ini diterima oleh 4.711 individu.

"Kemudian realisasi bidang penangkapan ikan Rp 181,19 miliar dengan 8.967 orang pemanfaat, usaha garam rakyat Rp 15,97 miliar dengan 373 orang pemanfaat, bidang pengolah dan pemasar hasil perikanan Rp 100,59 miliar dengan 3.095 orang, serta usaha masyarakat pesisir lainnya Rp 8,69 miliar," sebut Antam.

Baca juga: Erick Thohir: Pemerintah Tak Lockdown Bukan Semata-mata karena Pentingkan Ekonomi



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X