Impor Masih Tinggi, Kemenperin Dorong Penjualan Produk Mesin Lokal

Kompas.com - 15/09/2020, 14:10 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita ketika melakukan rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Kamis (27/8/2020). Dokumentasi Humas Kementerian PerindustrianMenteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita ketika melakukan rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Kamis (27/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan, mesin menjadi barang modal yang sangat penting dalam proses produksi.

Sayangnya, Indonesia masih masik suka impor untuk pengadaan mesin.

"Kita masih banyak sekali dilakukan impor untuk memasukkan barang-barang modal ke Indonesia," ujarnya dalam acara Festival Virtual Bangga Mesin Buatan Indonesia (BMBI Fest), Selasa (15/9/2020).

Baca juga: Tekan Impor, Kemenperin Tambah Penerapan SNI pada Logam

Oleh sebab itu, diperlukan upaya untuk mendorong penjulan mesin buatan lokal, khususnya yang dibuat oleh industri kecil dan menengah (IKM), untuk bisa menekan impor. Sehingga perekonomian dalam negeri pun bisa semakin menggeliat di tengah pandemi.

Salah satunya, yang dilakukan Kemenperin adalah dengan membuka virtual hub produk IKM permesinan di Blibli dengan nama official store Galeri Mesin Lokal.

Terdiri dari IKM permesinan dengan kategori produk, yaitu mesin pengolahan makanan dan minuman, mesin industri lainnya, mesin/alat kesehatan, elektronik/kelistrikan, alat/mesin teknologi tinggi, alat/mesin pertanian dan perikanan, dan alat transportasi.

"Ini diharapkan dapat menjadi peluang baru bagi IKM mesin dan peralatan untuk memperluas pemasaran” kata Agus.

Baca juga: Inilah Jenis Pekerjaan yang Paling Rentan Tergusur Mesin

Ia mengatakan, era normal baru telah mengubah perilaku belanja masyarakat menjadi lebih menyukai secara online. Dampak pandemi telah mempercepat transformasi digital baik untuk pelaku bisnis maupun masyarakat.

Oleh sebab itu, IKM yang memproduksi alat permesinan dinilai memang perlu memanfaatkan teknologi digital untuk memperkenalkan produk mereka.

"Dengan hadirnya Galeri Mesin Lokal diharapkan IKM peralatan dan permesinan di Indonesia memasuki tren bisnis digital yang berdampak pada perluasan pemasaran dan jaringan melalui teknologi digital," jelas Agus.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X