Jakarta PSBB Lagi, BPS: Akan Berpengaruh Besar ke Perekonomian RI

Kompas.com - 15/09/2020, 14:10 WIB
Kepala BPS Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (5/2/2020). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYAKepala BPS Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (5/2/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta diyakini akan berdampak besar terhadap perekonomian nasional.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, Jakarta memiliki porsi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Secara rerata, Jakarta menyumbang 17,7 - 18 persen produk domestik bruto (PDB) Indonesia.

Oleh karena itu, bila perekonomian Jakarta mengalami guncangan, maka hal tersebut akan berdampak terhadap perekonomian secara nasional.

Baca juga: Realisasi Anggaran KKP Baru 54,44 Persen

“Yang akan terjadi di DKI Jakarta (PSBB) akan berpengaruh besar kepada perekonomian Indonesia,” ujar pria yang akrab disapa Kecuk itu dalam konferensi pers virtual, Selasa (15/9/2020).

Kendati demikian, Kecuk menyoroti penerapan PSBB yang dimulai sejak 14 hingga 27 September tidak akan seketat periode Maret sampai Juni lalu.

Dengan begitu, realisasi pertumbuhan ekonomi Jakarta pada kuartal III-2020 berpotensi tidak mengalami penurunan sedalam kuartal II-2020.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kalau kita lihat sebetulnya PSBB bukan PSBB total. Untuk kantor 25 persen masih masuk, kemudain untuk restoran makanan minuman boleh buka asal dibawa pulang,” ucapnya.

Baca juga: IHSG Jatuh Lagi di Sesi I, Rupiah Justru Menguat Tipis

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk menarik tuas rem darurat, dengan kembali memperketat PSBB, pada 14 hingga 27 September mendatang.

Pada periode PSBB kali ini, Anies masih memperbolehkan berbagai kegiatan dilaksanakan secara langsung, namun terdapat batasan-batasan yang telah ditentukan dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2020.

Baca juga: Erick Thohir: Pemerintah Tak Lockdown Bukan Semata-mata karena Pentingkan Ekonomi



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X