Komisi XI DPR Restui Anggaran Kemenkeu Rp 43,3 Triliun

Kompas.com - 15/09/2020, 14:54 WIB
Kantor Kementerian Keuangan KEMENTERIAN KEUANGANKantor Kementerian Keuangan
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi XI DPR RI menyetujui rencana anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebesar Rp 43,3 triliun.

Di dalam rapat kerja dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Ketua Komisi XI DPR RI Dito Ganinduto pun memaparkan rincian anggaran Kemenkeu sebesar Rp 43,3 triliun.

Anggaran itu terdiri atas anggaran untuk program kebijakan fiskal Rp 65,69 miliar, program pengelolan penerimaan negara Rp 2,23 triliun, dan anggaran pengelolan belanja negara Rp 33,75 miliar.

Baca juga: Airlangga: Harga Vaksin Covid-19 Asal Inggris Lebih Murah Dibanding China

Selain itu ada anggaran pengelolaan perbendaharaan kekayaan negara dan risiko Rp 233,74 miliar dan dukungan manajemen Rp 40,74 triliun.

"Apakah rancangan kesimpulan dapat diterima? Setuju? Setuju semua? Virtual maupun fisik semua setuju," ujar Dito, Selasa (15/9/2020).

Untuk diketahui, sebelumnya Kemenkeu mengajukan anggaran sebesar Rp 43,30 triliun dalam RAPBN 2021. Angka tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan anggaran tahun ini yang sebesar Rp 42,36 triliun.

Sri Mulyani mengatakan penyesuaian anggaran dilakukan lantaran kementeriannya tengah melakukan reformasi penganggaran.

Baca juga: Jakarta PSBB Lagi, BPS: Akan Berpengaruh Besar ke Perekonomian RI

"Di mana kami tidak lagi mengikuti satu unit eselon satu program, tapi kita organisasikan melalui tema-tema tanggung jawab Kemenkeu," ujar Sri Mulyani ketika melakukan rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Senin (7/9/2020).

Lebih lanjut Bendahara Negara itu menjelaskan, dari 12 program yang setiap tahunnya dilaksanakan pada setiap eselon, akan digabung menjadi lima program kolektif.

"Ini supaya kolaborasi unit menjadi erat, uang tidak terkotak-kotak di masing-masing unit eselon I, jadi bisa diuji dan melihat apakah masing-masing eselon I kerja sama anggarannya diajukan meski tidak mengurangi kebutuhan di masing-masing unit eselon I nya," ujar Sri Mulyani.

Baca juga: BUMN Ini Dapat Suntikan Modal Pemerintah Rp 20 Triliun untuk Tangani Jiwasraya



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X