Sri Mulyani: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Di Bawah -2,1 Persen akibat PSBB DKI

Kompas.com - 15/09/2020, 18:18 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika melantik pejabat eselon II, III, dan IV Kementerian Keuangan di Jakarta, Jumat (29/11/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika melantik pejabat eselon II, III, dan IV Kementerian Keuangan di Jakarta, Jumat (29/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan, pengetatan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta bakal kian menekan realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal III mendatang.

Untuk diketahui, pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III di kisaran 0 persen -2,1 persen.

Bendahara Negara itu pun mengungkapan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal III akan cenderung pada batas bawah proyeksi yang telah ia sampaikan, yakni minus 2,1 persen. Bahkan bisa jadi, lebih rendah dari angka batas bawah tersebut.

Baca juga: Sri Mulyani Sayangkan Gedung Kejaksaan Agung yang Terbakar Tak Diasuransikan

"Seperti pada Maret lalu penurunan (pertumbuhan ekonomi) mencapai 2 persen, kita memperkirakan mungkin lower end-nya yang minus 2,1 persen atau bisa jadi lebih rendah dari -2,1 persen," ujar Sri Mulyani ketika memberikan keterangan pers, Selasa (15/9/2020).

Namun demikian, Sri Mulyani masih berharap realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal ini tidak jauh meleset dari proyeksi tersebut. Ini karena PSBB yang berlaku saat ini berbeda dari periode April hingga Juni lalu ketika hampir seluruh aktivitas masyarakat sama sekali terhenti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada penerapan PSBB kali ini, fokus pengendalian aktivitas difokuskan pada pusat penyebaran Covid-19, yakni perkantoran.

Meski demikian, untuk kantor-kantor pemerintahan pun masih mepekerjakan ASN di kantor sesuai dengan zonanya, sedangkan untuk swasta ditentukan kapasitas karyawan yang bekerja di kantor sebesar 25 persen.

Baca juga: Sri Mulyani Lapor ke DPR, Subsidi Gaji dan Bansos UMKM Berlanjut Tahun Depan

"Artinya PSBB sekarang berbeda dengan situasi pada Maret dan April yang waktu itu memberikan situasi did mana seluruh kegiatan masyarakat terhenti. Sekarang kita melihat skalanya menurun," ujar dia.

Hingga akhir tahun, pertumbuhan ekonomi di perkirakan masih di kisaran -1,1 persen hingga positif 0,2 persen. Dengan asumsi, realisasi pertumbuhan ekonomi di kuartal IV mendatang bergerak di zona positif, yakni berada di kisaran 0,4 persen hingga 3,1 persen

Meski demikian, Sri Mulyani mengatakan, ada kecenderungan realisasi pertumbuhan ekonomi di akhir tahun bakal berada di zona batas bawah, yakni -1,1 persen.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kementerian ATR/BPN Dorong Legalisasi Aset di Pulau Terluar RI

Kementerian ATR/BPN Dorong Legalisasi Aset di Pulau Terluar RI

Whats New
Perilaku Belanja Rumah Tangga Bergeser Selama Pandemi, Penjualan Furnitur Mulai Bangkit

Perilaku Belanja Rumah Tangga Bergeser Selama Pandemi, Penjualan Furnitur Mulai Bangkit

Whats New
Apakah BLT UMKM Akan Dilanjutkan pada 2022? Ini Jawaban Kemenkop UKM

Apakah BLT UMKM Akan Dilanjutkan pada 2022? Ini Jawaban Kemenkop UKM

Whats New
Indihome Gangguan Hari Ini, Apa Pelanggan Dapat Kompensasi?

Indihome Gangguan Hari Ini, Apa Pelanggan Dapat Kompensasi?

Whats New
CEO Adalah Singkatan dari Chief Executive Officer

CEO Adalah Singkatan dari Chief Executive Officer

Whats New
Akuisisi Fertin Pharma, Philip Morris Kembangkan Produk Kesehatan dan Perawatan Diri

Akuisisi Fertin Pharma, Philip Morris Kembangkan Produk Kesehatan dan Perawatan Diri

Whats New
Biaya Transaksi PayPal: Mengirim dan Mencairkan Uang ke Rekening Bank Lokal

Biaya Transaksi PayPal: Mengirim dan Mencairkan Uang ke Rekening Bank Lokal

Spend Smart
Indonesia Mau Jadi Negara Maju, Wamenkeu: Enggak Boleh Punya Mental Kere!

Indonesia Mau Jadi Negara Maju, Wamenkeu: Enggak Boleh Punya Mental Kere!

Whats New
BLT UMKM Sudah Dicairkan ke 12,7 Juta Pelaku Usaha, Terbanyak di Jawa Barat

BLT UMKM Sudah Dicairkan ke 12,7 Juta Pelaku Usaha, Terbanyak di Jawa Barat

Whats New
Rupiah dan IHSG Merah, Asing Lepas BBNI, BMRI, dan HMSP

Rupiah dan IHSG Merah, Asing Lepas BBNI, BMRI, dan HMSP

Whats New
Pesan Jokowi ke Pelaku Usaha Mebel: Tingkatkan Daya Saing di Pasar Global

Pesan Jokowi ke Pelaku Usaha Mebel: Tingkatkan Daya Saing di Pasar Global

Whats New
Anak Usaha Pertamina Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan Fresh Graduate

Anak Usaha Pertamina Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan Fresh Graduate

Whats New
Partial Delisting, Bank KB Bukopin Hapus Saham Bosowa dan Kopkapindo

Partial Delisting, Bank KB Bukopin Hapus Saham Bosowa dan Kopkapindo

Whats New
21 Bank Setujui Restrukturisasi Utang Waskita Karya Senilai Rp 29,2 Triliun

21 Bank Setujui Restrukturisasi Utang Waskita Karya Senilai Rp 29,2 Triliun

Whats New
Mudah, Ini Cara Lapor Gangguan Indihome dari HP

Mudah, Ini Cara Lapor Gangguan Indihome dari HP

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.