Tanpa Bantuan Pemerintah, 42 Persen Pelaku Usaha Tak Mampu Bertahan Lebih dari 3 Bulan

Kompas.com - 15/09/2020, 19:01 WIB
Kepala BPS Suhariyanto KOMPAS.com/MUTIA FAUZIAKepala BPS Suhariyanto
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, pandemi Covid-19 memberikan pukulan telak terhadap dunia usaha. Bahkan, lebih dari 14.500 pelaku usaha tidak akan mampu bertahan lebih dari 3 bulan, tanpa adanya bantuan dari pemerintah.

Kepala BPS, Suhariyanto, mengatakan, angka tersebut ia dapat dari hasil survei yang dilakukan kepada 34.559 pelaku usaha, terdiri dari 25.256 pelaku usaha mikro dan kecil (UMK), 6.821 pelaku usaha menegah dan besar (UMB) dan 2.482 pelaku pertanian.

“Covid-19 ini betul-betul memukul dunia usaha, baik UMK maupun UMB,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Jakarta, Selasa (15/9/2020).

Baca juga: Kabar Baik, Kimia Farma Sudah Bisa Produksi Avigan

Pria yang akrab disapa Kecuk itu melanjutkan, hingga Juli 2020, 42 persen pelaku usaha yang disurvei, atau setara 14.500 pelaku usaha, mengaku tidak dapat bertahan lebih dari 3 bulan apabila pemerintah tidak memberikan bantuan.

“Ini perlu menjadi catatan, berbagai program yang sudah dirancang pemerintah harus segera terimplementasikan dengan baik, sehingga para pelaku usaha, bisa lebih optimis lagi menghadapi pandemi,” tuturnya.

Mayoritas pelaku UMK atau 69,02 persen diantaranya, meminta bantuan kepada pemerintah berupa bantuan modal usaha. Lalu 41,18 persen diantaranya menilai perlu adanya keringanan tagihan listrik untuk usaha.

Sementara itu, 29,98 persen lainnya meminta relaksasi atau penundaan pembayaran pinjaman. Hanya 15,07 persen diantara pelaku UMK yang meminta penundaan pembayaran pajak.

Tidak jauh berbeda dengan UMK, mayoritas pelaku UMB atau 43,53 persen meminta pemerintah untuk memberikan keringanan tagihan listrik untuk usaha. 40,32 persen meminta relaksasi atau penundaan pembayaran pinjaman.

Lalu 39,6 persen meminta penundaan pajak dan 35,07 mendorong adanya bantuan modal usaha.

Baca juga: Luhut Mau Lobi UEA Kirim Tambahan 20 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke RI



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ekonomi Digital Tumbuh di Tengah Pandemi, Kini Asia Tenggara Punya 12 Startup Unicorn

Ekonomi Digital Tumbuh di Tengah Pandemi, Kini Asia Tenggara Punya 12 Startup Unicorn

Whats New
Ini Pinjol yang Terdaftar dan Berizin di OJK Per November 2020

Ini Pinjol yang Terdaftar dan Berizin di OJK Per November 2020

Whats New
ADB Beri Pinjaman Rp 8,46 Triliun ke PLN

ADB Beri Pinjaman Rp 8,46 Triliun ke PLN

Whats New
Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Tidak Pilih Vaksin Covid-19 Pfizher dan Moderna

Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Tidak Pilih Vaksin Covid-19 Pfizher dan Moderna

Whats New
Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Rilis
Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Whats New
Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Whats New
Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Whats New
Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Whats New
Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Whats New
Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Whats New
Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Whats New
LPS Optimistis Tidak Ada Bank Gagal Sistemik Selama Covid-19

LPS Optimistis Tidak Ada Bank Gagal Sistemik Selama Covid-19

Whats New
Tokopedia Catat Pembelian Asuransi Gadget Naik 70 Kali Lipat dalam 2 Tahun

Tokopedia Catat Pembelian Asuransi Gadget Naik 70 Kali Lipat dalam 2 Tahun

Whats New
Erick Thohir Minta Masyarakat Mampu Bayar Vaksin Covid-19 Sendiri

Erick Thohir Minta Masyarakat Mampu Bayar Vaksin Covid-19 Sendiri

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X