Pengamat: Simplifikasi Jadi Opsi Penentuan Kebijakan Cukai Tembakau

Kompas.com - 16/09/2020, 12:02 WIB
Petani menjemur daun tembakau rajangan yang sudah diiris didepan rumahnya di Kampung Ciburuy, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (25/7/2018). Tembakau merupakan salah satu komoditas pertanian utama di kasawan kaki Gunung Putri, sasaran pasar tembakau di antaranya Jawa tengah dan Jawa Timur. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGPetani menjemur daun tembakau rajangan yang sudah diiris didepan rumahnya di Kampung Ciburuy, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (25/7/2018). Tembakau merupakan salah satu komoditas pertanian utama di kasawan kaki Gunung Putri, sasaran pasar tembakau di antaranya Jawa tengah dan Jawa Timur.

 

"Semangatnya pemerintah memang melakukan simplifikasi seperti keluarnya PMK 146/2017 tentang roadmap simplifikasi cukai. Tetapi lalau dilihat sekarang struktur tarif cukai kita masih 10 layer," ujarnya.

Dalam kajiannya, tim peneliti menemukan bahwa dampak positif simplifikasi juga akan berpengaruh pada pengendalian konsumsi rokok yang menjadi tujuan pemerintah saat ini.

“Menurut perhitungan kami dengan elatisitasnya, kalau terjadi kenaikan cukai 10 persen itu akan menurunkan konsumsi 3 persen,” papar Ghofar.

Baca juga: Kenaikan Tarif Cukai Rokok Tahun Depan Telah Pertimbangkan Dampak Covid-19

Selama ini, banyak pihak yang meragukan dampak positif simplifikasi karena dinilai merugikan tenaga kerja, khususnya di sektor sigaret kretek tangan (SKT) yang padat karya.

“Dengan simplifikasi, konsumsi akan turun sehingga penyerapan tenaga kerja juga akan turun. Namun, itu tidak akan berpengaruh pada SKT karena jarak tarifnya jauh dengan golongan terendah rokok mesin, jadi perlindungan usaha tetap jalan,” ujar Ghofar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Segera Manfaatkan, Subsidi Bunga KUR 3 Persen Berlanjut Tahun Ini

Segera Manfaatkan, Subsidi Bunga KUR 3 Persen Berlanjut Tahun Ini

Whats New
Gandeng BNI, Surge Tawarkan Biaya KUR Suku Bunga 6 Persen kepada UMKM

Gandeng BNI, Surge Tawarkan Biaya KUR Suku Bunga 6 Persen kepada UMKM

Rilis
Resmi, Harga Minyak Goreng Jadi Rp 14.000 Per Liter Mulai 19 Januari

Resmi, Harga Minyak Goreng Jadi Rp 14.000 Per Liter Mulai 19 Januari

Whats New
Kemendag Sebut 29 Perusahaan Sudah Kembali Ekspor Batu Bara

Kemendag Sebut 29 Perusahaan Sudah Kembali Ekspor Batu Bara

Whats New
Indonesia Berpeluang Jadi Hub Data Center Asia, Setelah Singapura dan Hongkong

Indonesia Berpeluang Jadi Hub Data Center Asia, Setelah Singapura dan Hongkong

Rilis
Durasi Pemadaman Listrik Turun Jadi 6 Jam Per Pelanggan

Durasi Pemadaman Listrik Turun Jadi 6 Jam Per Pelanggan

Whats New
Sri Mulyani Akui Dana Pemindahan IKN Masuk Anggaran PEN 2022

Sri Mulyani Akui Dana Pemindahan IKN Masuk Anggaran PEN 2022

Whats New
Insentif PPnBM Diperpanjang, Menperin Optimis Mobil di Bawah Rp 250 Juta Bakal Laku Keras

Insentif PPnBM Diperpanjang, Menperin Optimis Mobil di Bawah Rp 250 Juta Bakal Laku Keras

Whats New
Batik Air Kembali Buka Rute Jakarta-Banyuwangi, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya

Batik Air Kembali Buka Rute Jakarta-Banyuwangi, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya

Whats New
Kinerja Ekspor 2021 Capai 231,5 Miliar Dollar AS, Mendag Lutfi: Ini Tertinggi Sepanjang Sejarah

Kinerja Ekspor 2021 Capai 231,5 Miliar Dollar AS, Mendag Lutfi: Ini Tertinggi Sepanjang Sejarah

Whats New
Menperin: Pemerintah Lanjutkan Diskon PPnBM Pembelian Mobil Baru

Menperin: Pemerintah Lanjutkan Diskon PPnBM Pembelian Mobil Baru

Whats New
'Banjir' Penawaran Surat Utang Negara Terus Berlanjut

"Banjir" Penawaran Surat Utang Negara Terus Berlanjut

Whats New
Ini Penyebab Harga Cabai Hingga Telur Naik Selama Nataru

Ini Penyebab Harga Cabai Hingga Telur Naik Selama Nataru

Whats New
Survei Mandiri Institute: Omzet Mayoritas UMKM Mulai Naik Akhir 2021, Digitalisasi Jadi Kunci

Survei Mandiri Institute: Omzet Mayoritas UMKM Mulai Naik Akhir 2021, Digitalisasi Jadi Kunci

Rilis
Kampung Aksara Pacibita Hadir di Yogyakarta

Kampung Aksara Pacibita Hadir di Yogyakarta

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.