Ahok Mengaku Sempat Emosi dengan Direksi Pertamina, Kenapa?

Kompas.com - 16/09/2020, 13:40 WIB
Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama di Kantor Tempo, Palmerah, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARKomisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama di Kantor Tempo, Palmerah, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku sempat emosi ketika sedang melakukan rapat terkait progres proyek kilang minyak dengan jajaran direksi perseroan.

Ahok menyoroti proses birokrasi dalam salah satu proyek utama pemerintah tersebut. Menurut dia, jajaran direksi kerap kali lamban merespons para calon investor.

"Saya mau rapat penting soal kilang. Lalu jawab saya, 'Berapa investor yang mau nawarin kerja sama, kalian diemin'. Terus sudah ditawarin, kenapa ditolak? Terus kenapa kerja seperti ini," ujarnya dalam cuplikan video YouTube kanal Poin, dikutip pada Rabu (16/9/2020).

Baca juga: Dikritik Ahok Karena Terlalu Sering Utang, Ini Penjelasan Pertamina

Lebih lanjut, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menceritakan, dirinya sempat geram dalam rapat tersebut lantaran jajaran direksi memiliki pandangan berbeda. Ia mengeklaim, jajaran direksi sengaja memancing dirinya emosi.

"Sempat saya emosi juga kemarin. Mereka memancing saya emosi, (kemudian) laporin Presiden apa? Ahok mengganggu keharmonisan," katanya.

"Pertamina sudah aman-aman udah nyaman-nyaman, masuk komut brengsek ini satu ini," tambah Ahok.

Baca juga: Emosi Ahok soal Utang Pertamina: Otaknya Pinjam Duit Terus

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Ahok saat ini tengah mendorong proses digitalisasi dokumen. Dengan demikian, ia dapat mengawasi secara langsung proses surat-menyurat yang dilakukan oleh perseroan ataupun pihak luar.

"Saya bisa investigasi untuk surat-menyurat. Ini investor kirim surat didiemin berbulan-bulan, bertahun-tahun enggak dijawab," ucapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X