Tekan Impor, Erick Thohir Sebut BUMN Akan Bangun Pabrik Paracetamol

Kompas.com - 16/09/2020, 14:03 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2020). Dok. Divisi Humas PolriMenteri BUMN Erick Thohir di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, perusahaan pelat merah bakal memproduksi obat paracetamol di dalam negeri.

Sebab selama ini, paracetamol merupakan salah satu obat yang harus di impor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Erick mengatakan, pembangunan pabrik paracetamol itu merupakan salah satu bagian dari program konsolidasi BUMN klaster kesehatan yang sedang ia upayakan.

Baca juga: Erick Thohir Mau Ajak MUI ke China, Lihat Produksi Vaksin Covid-19

"Kita juga konoslidasikan klaster kesehatan, kita gabungkan  Bio Farma dan melakukan refocusing Kimia Farma dan Indofarma, Kimia Farma akan fokus untuk kimia dan menekan impor obat-obatan," jelas Erick dalam video conference, Rabu (16/9/2020).

"Kita akan bangun pabrik paracetamol yang selama ini diimpor," jelas Erick.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, unutk Indofarma akan difkuskan untuk memproduksi obat-obatan herbal.

Selain itu, klaster kesehatan itu juga akan disinergikan dengan grup rumah sakit yang berjumlah 70.

Selain klaster kesehatan, secara keseluruhan saat ini ada 12 klaster yang sedang di konsolidasikan oleh Kementerian BUMN.

Baca juga: Erick Thohir: RI Paling Agresif di Asia Tenggara Soal Pencarian Vaksin Covid-19

Beberapa di antaranya yakni klaster pariwisata dan pendukung yang terdiri atas bandar udara, hotel, ritek, kawasan wisata, dan industri penerbangan. Selain itu juga klaster produsen semen.

"Supply chain kita lakukan tapi enggak menjadi menara gading, tapi tetap membangun ekosistem yang baik dengan swasta," jelas Erick.

Erick pun mengatakan dengan pengelompokan BUMN tersebut harapannya bisa mengundang minat investor baik dalam dan luar negeri.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X