[POPULER MONEY] Ahok "Ngomel-ngomel" ke Pertamina dan BUMN | Subsidi Gaji Tahap III Cair

Kompas.com - 17/09/2020, 06:00 WIB

Dia bahkan mengusulkan Kementerian BUMN dibubarkan saja. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga terang-terangan menyebut posisi komisaris di perusahaan BUMN rata-rata adalah titipan dari kementerian.

"Jadi direksi-direksi semua mainnya lobinya ke menteri karena yang menentukan menteri. Komisaris pun rata-rata titipan kementerian-kementerian," kata Ahok seperti dikutip dari tayangan yang diunggah akun Youtube POIN dilihat pada Rabu (16/9/2020).

Lalu bagagaimana dengan pejabat komisaris di Pertanina sendiri? Selengkapnya silakan cek di sini.

4. Emosi Ahok soal Utang Pertamina: Otaknya Pinjam Duit Terus

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali bicara blak-blakan soal buruknya tata kelola di PT Pertamina (Persero).

Ahok menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina sejak 22 November 2019. Ahok mengaku sering geleng-geleng kepala dengan berbagai kebijakan direksi Pertamina. Keputusan bisnis Pertamina sering kali tak masuk akal dalam kalkulasi bisnis.

Akibatnya, Pertamina harus menanggung utang yang jumlahnya cukup besar. Dia mencontohkan kebijakan manajemen Pertamina yang rajin mengakuisisi sumur minyak di luar negeri. Pembelian ladang minyak dilakukan dengan utang. Selengkapnya bisa dibaca di sini.

5. Pertamina Buka Suara Jawab Kritik Ahok

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali bicara blak-blakan soal buruknya tata kelola di PT Pertamina (Persero). Ahok menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina sejak 22 November 2019.

Ahok alias BTP membeberkan sejumlah masalah di tubuh Pertamina. Mulai dari gaji besar pejabat nonjob Pertamina, utang perusahaan yang membengkak, hingga masalah penunjukan direksi dan komisaris.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman buka suara perihal kritik yang disampaikan komisaris utamanya. Dia menjelaskan, apa yang disampaikan mantan Gubernur DKI Jakarta itu sebagai masukan untuk perbaikan tata kelola Pertamina. Selengkapnya bisa diklik di sini.

 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X