Ini Cara Pemerintah Genjot Energi Matahari

Kompas.com - 17/09/2020, 07:34 WIB
Ilustrasi panel surya. SHUTTERSTOCK/FOXBATIlustrasi panel surya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah tengah fokus menggenjot pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Langkah tersebut dilakukan guna merealisasikan target bauran Energi Baru Terbarukan ( EBT), yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Melalui rencana pembangunan 5 tahunan tersebut, pemerintah menargetkan kapasitas EBT terpasang mencapai 9.050 megawatt (MW). Energi matahari diproyeksi menjadi penyumbang bauran EBT terbesar kedua, dengan porsi 2.089 MW.

Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Kementerian ESDM, Harris Yahya mengatakan, berbagai strategi telah disiapkan pemerintah guna menggenjot jumlah PLTS terpasang.

Baca juga: Harga Panel Surya Masih Mahal, ESDM: Impornya Ketengan, Pengolahannya Kecil-kecil...

Strategi pertama ialah pengembangan PLTS berskala besar yang salah satunya bekerja sama dengan Asian Development Bank (ADB).

Kemudian, pemerintah juga berencana melakukan pembangunan PLTS atap secara masif, baik untuk rumah tangga, industri, maupun kantor pemerintah.

"Saat ini ada upaya untuk mencoba menshifting dari subsidi energi listrik yang selama ini diterima oleh pelanggan PLN bersubsidi, yang 450 VA, atau yang 900 VA subsidi itu sekarang kita mencoba untuk menyisihkan, atau memindahkan peruntukannya, dari subsidi menjadi PLTS rooftop," tuturnya, dalam diskusi virtual, Rabu (16/9/2020).

Lalu, pemerintah juga memiliki strategi berupa pengembangan PLTS di area bekas tambang di berbagai daerah dengan luas total 2.700 hektare (ha) dan kapasitas pembangkit 2.300 MW.

Bukan hanya lahan bekas tambang, pemerintah juga akan melakukan pengembangan PLTS terapung dengan total kapasitas 857 MW.

Pengembangan PLTS Cold Storage juga dilakukan oleh pemerintah. Caranya melalui optimalisasi dana APBN dan kerja sama dengan Kementerian KKP yang diharapkan akan meningkatkan ekonomi wilayah berbasis EBT.

Terakhir, pemerintah juga menggalakkan PLTS Hybrid khususnya di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T), termasuk di pulau-pulau kecil Indonesia. PLTS jenis ini coba dikembangkan di kawasan Indonesia bagian timur untuk penciptaan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“PLTS Hybrid juga dikembangkan untuk menggantikan PLTD yang banyak digunakan di kawasan terpencil,” ucap Harris.

Baca juga: Pemerintah Berencana Pasang Panel Surya Atap untuk Pelanggan Listrik Bersubsidi



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah, Ini yang Akan Dilakukan Erick Thohir

Jadi Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah, Ini yang Akan Dilakukan Erick Thohir

Whats New
Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah

Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Bersaudara dengan WNA karena Bersepeda | Gaya Mengajar ala Sensei Nobi | Mengenal Growol dari Kulon Progo

[POPULER DI KOMPASIANA] Bersaudara dengan WNA karena Bersepeda | Gaya Mengajar ala Sensei Nobi | Mengenal Growol dari Kulon Progo

Rilis
Soal Direksi Baru BRI, Ini Respons Kadin hingga Pelaku UMKM

Soal Direksi Baru BRI, Ini Respons Kadin hingga Pelaku UMKM

Whats New
Akhir Januari, 3.000 Unit GeNose Dipersiapkan untuk Dipasarkan

Akhir Januari, 3.000 Unit GeNose Dipersiapkan untuk Dipasarkan

Whats New
Luhut Minta Tarif Tes Covid-19 Pakai GeNose di Bawah Rp 20.000

Luhut Minta Tarif Tes Covid-19 Pakai GeNose di Bawah Rp 20.000

Whats New
Luhut Ingin di Setiap RT, Supermarket, dan Fasilitas Umum Pakai GeNose untuk Tes Covid-19

Luhut Ingin di Setiap RT, Supermarket, dan Fasilitas Umum Pakai GeNose untuk Tes Covid-19

Whats New
Stasiun Pasar Senen Akan Dipasang GeNose, Alat Pendeteksi Covid-19 Buatan Indonesia

Stasiun Pasar Senen Akan Dipasang GeNose, Alat Pendeteksi Covid-19 Buatan Indonesia

Whats New
Bio Farma: 4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Siap Didistribusi pada Februari 2021

Bio Farma: 4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Siap Didistribusi pada Februari 2021

Whats New
IHSG Merosot 1,04 Persen dalam Sepekan, Ini Sentimen Pemicunya

IHSG Merosot 1,04 Persen dalam Sepekan, Ini Sentimen Pemicunya

Whats New
Sandiaga Uno Minta UMKM di Batam Berinovasi di Masa Pandemi Covid-19

Sandiaga Uno Minta UMKM di Batam Berinovasi di Masa Pandemi Covid-19

Rilis
Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Disrupsi akibat Pandemi

Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Disrupsi akibat Pandemi

Work Smart
Pemerintah Akan Terbitkan 0RI019, Begini Cara Belinya

Pemerintah Akan Terbitkan 0RI019, Begini Cara Belinya

Whats New
Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp 4.000

Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp 4.000

Whats New
Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X