Penyaluran Subsidi Bunga KUR Capai Rp 189,82 Triliun

Kompas.com - 17/09/2020, 15:41 WIB
ILUSTRASI shutterstockILUSTRASI

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memastikan bantuan subsidi bunga kredit usaha rakyat (KUR) pada masa pandemi Covid-19 terus berjalan. Hingga 15 September 2020, penyaluran subisidi bunga KUR sudah mencapai Rp 189,82 triliun.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan, berdasarkan data Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) hingga 15 September 2020, subisidi bunga tersebut sudah dinikmati oleh 7,90 juta debitur.

"Dengan baki debet Rp 189,82 triliun," ungkapnya dalam webinar 'Dukungan Pemerintah dan Peranan UMKM Terhadap Pemulihan Ekonomi Nasional', Kamis (17/9/2020).

Baca juga: Enam Bulan Pandemi, Bagaimana Kondisi Perbankan Nasional?

Menurutnya, jika melihat dari data realisasi penerima KUR menunjukkan penerima aktif terus bertambah, kendati penerima aktif saat ini mencapai 7,25 debitur. Oleh sebab itu, ia menegaskan program subisidi KUR yang diberikan pemerintah terus berjalan.

"Memang harus ada persyaratan administrasi dari bank ke pemerintah untuk dapat bunganya, tetapi bank sendiri sudah berikan pembebasan bunga ke pengusaha-pengusaha UMKM, khususnya debitur KUR," jelas Iskandar.

Selain itu, tercatat realisasi penundaan angsuran pokok paling lama 6 bulan telah diberikan kepada 1,37 juta debitur dengan baki debet Rp 44,67 triliun.

Kemudian relaksasi KUR berupa perpanjangan jangka waktu diberikan telah kepada 1,37 juta debitur dengan baki debet Rp 43,77 triliun.

"Serta penambahan limit plafon KUR diberikan kepada 15 debitur dengan baki debet Rp 2,46 miliar," pungkasnya.

Baca juga: Tidak Semua UMKM Dapat BLT Rp 2,4 Juta, Ini Alasannya



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X