Cari Inspirasi Bisnis? Cek Pameran Waralaba Virtual Ini

Kompas.com - 18/09/2020, 14:40 WIB
Acara Pameran dan Konferensi Waralaba, International Franchise, License & Business Concept Expo & Conference (IFRA) Jumat, (5/7/2019) di JCC Senayan, Jakarta KOMPAS.com/DESY KRISTI YANTIAcara Pameran dan Konferensi Waralaba, International Franchise, License & Business Concept Expo & Conference (IFRA) Jumat, (5/7/2019) di JCC Senayan, Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - IFRA 2020 (The 18th Indonesia Franchise, License, and Business Concept Expo and Conference) kembali hadir tahun ini. Bedanya, pameran lisensi dan waralaba ini dihadirkan secara virtual agar dapat diakses masyarakat luas sekaligus mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Hendar Noor Saleh mengatakan, Pameran IFRA 2020 diadakan untuk memberikan wawasan lebih bagi industri UMKM, lisensi, dan waralaba. Begitupun para pelaku usaha yang membutuhkan inspirasi bisnis di tengah pandemi Covid-19.

Dengan IFRA, para pelaku usaha UMKM juga berkesempatan bisa bekerjasama dengan pembeli internasional dan menggaet investor potensial.

"IFRA dapat mendorong peserta pameran untuk berkesempatan bekerjasama dengan prospective international buyers. Hal ini sejalan dengan visi IFRA yang ingin mendorong pelaku usaha lokal dapat menembus pasar global," kata Hendra dalam opening ceremony IFRA 2020 virtual, Jumat (18/9/2020).

Baca juga: Mendag: Krisis Jadi Momentum Kebangkitan Waralaba Indonesia

Hendra menuturkan, tahun lalu, penyelenggaraan IFRA 2019 mencapai angka transaksi Rp 793 miliar. Saat itu, IFRA 2019 menghadirkan 180 exhibitors dan menarik kedatangan 22.036 pengunjung.

Sementara di tahun 2020, IFRA 2020 diikuti oleh lebih dari 60 perusahaan dan berbagai merk lokal dan internasional.

Merek-merek ini terdiri dari beragam kategori, seperti pendidikan (educations), retail minimarket, makanan dan minuman (F&B), farmasi, technology solutions, laundry and services, home appliance, beauty, health and spa, dan sebagainya.

"Kami berharap IFRA virtual expo akan berjalan lancar serta menghadirkan new experience kepada pengunjung dan peserta pameran dalam event virtual ini," papar Hendra.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Teten Masduki menambahkan, hadirnya IFRA 2020 secara virtual dapat menghadirkan inovasi sekaligus menjaga esensi untuk memfasilitasi dan mengantarkan para pelaku UMKM bersaing di pasar global.

Menurut dia, peran IFRA menjadi krusial, karena dapat menjadi ajang dalam menemukan local heroes ekonomi nasional atau entitas pelaku UMKM yang mampu mengungkit, menginspirasi, mengagregasi, atau mengkonsolidasi proses bisnis.

"Saya paham betul IFRA dihadiri oleh local heroes terbaik dari Indonesia, dan hal ini patut kita apresiasi agar menghadirkan efek gelombang (multiplier effect) bagi ekonomi secara masif," ucapnya.

Bagi UMKM ataupun pengunjung yang tertarik menghadiri pameran, IFRA dapat diakses di www.ifra-virtualexpo.com/viistors/registrations  dengan harga tiket sebesar Rp 20.000 untuk akses 1 hari pameran, dan harga tiket Rp 50.000 untuk akses 3 hari pameran.

Nantinya pengunjung yang sudah meregistrasi dan membayar, akan mendapat tautan email berisi link IFRA virtual.

Baca juga: Tips Agar Omzet Bisnis Kuliner Tetap Moncer Saat New Normal



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPK Tanggapi Pernyataan Benny Tjokro dalam Persidangan Kasus Jiwasraya

BPK Tanggapi Pernyataan Benny Tjokro dalam Persidangan Kasus Jiwasraya

Whats New
DPR Sebut Kenaikan Cukai Bisa Tingkatkan Peredaran Rokok Ilegal

DPR Sebut Kenaikan Cukai Bisa Tingkatkan Peredaran Rokok Ilegal

Whats New
Mendag: Industri Halal Topang Kinerja Neraca Dagang Indonesia

Mendag: Industri Halal Topang Kinerja Neraca Dagang Indonesia

Whats New
Satgas PEN: Bergerak Bersama, Jangan Buang Waktu Pertentangkan Covid-19

Satgas PEN: Bergerak Bersama, Jangan Buang Waktu Pertentangkan Covid-19

Whats New
Perusahaan Asuransi Ini Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia

Perusahaan Asuransi Ini Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia

Work Smart
Terkait UU Cipta Kerja, Ketua SPSI Gresik Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Terkait UU Cipta Kerja, Ketua SPSI Gresik Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Whats New
Menperin Dorong Pembentukan Kawasan Industri Halal

Menperin Dorong Pembentukan Kawasan Industri Halal

Whats New
Mau Sukses Cari Pekerjaan Baru? Siapkan Dulu 3 Hal Penting Ini

Mau Sukses Cari Pekerjaan Baru? Siapkan Dulu 3 Hal Penting Ini

Work Smart
Menko Airlangga Pastikan Sertifikasi Produk Halal Gratis untuk UMKM

Menko Airlangga Pastikan Sertifikasi Produk Halal Gratis untuk UMKM

Whats New
Ganjar: Ada Daerah Bebas Covid-19 Raih Penghargaan, padahal Tak Pernah Testing...

Ganjar: Ada Daerah Bebas Covid-19 Raih Penghargaan, padahal Tak Pernah Testing...

Whats New
Sri Mulyani Mau Gratiskan Sertifikasi Halal untuk UMKM

Sri Mulyani Mau Gratiskan Sertifikasi Halal untuk UMKM

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Setahun Jokowi-Ma'ruf | Hari Santri Nasional | Ulang Tahun ke-12 Kompasiana

[POPULER DI KOMPASIANA] Setahun Jokowi-Ma'ruf | Hari Santri Nasional | Ulang Tahun ke-12 Kompasiana

Rilis
Makanan, Minuman, hingga Farmasi Jadi Sektor Dikembangkan di Kawasan Industri Halal

Makanan, Minuman, hingga Farmasi Jadi Sektor Dikembangkan di Kawasan Industri Halal

Whats New
Cuti Bersama, Semua Kantor Cabang BCA Tidak Beroperasi

Cuti Bersama, Semua Kantor Cabang BCA Tidak Beroperasi

Whats New
Kegiatan RJIT Kementan Dongkrak Produktivitas Persawahan Bandung Barat

Kegiatan RJIT Kementan Dongkrak Produktivitas Persawahan Bandung Barat

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X