Rumah Seharga Rp 500 Juta hingga Rp 1 Miliar Diminati Saat Pandemi

Kompas.com - 20/09/2020, 12:38 WIB
Ilustrasi rumah. ucpage/istockphoto.comIlustrasi rumah.

IPW juga menyurvei tujuan dari pembelian properti saat ini pun beragam. Sebanyak 42,55 persen membeli properti untuk disimpan dalam jangka panjang (investor jangka panjang).

Sedangkan sebesar 22,34 persen membeli properti untuk segera dihuni (end user). Namun, ada juga yang membeli properti untuk segera dijual lagi jika harga naik nantinya (investor jangka pendek/spekulator), sebesar 18,09 persen.

Selain itu motif properti sebagai tabungan untuk anak-anak mewakili sebesar 10,64 persen.

Baca juga: Catat, Ini Waktu yang Tepat untuk Beli Produk Properti

Dilihat dari preferensi konsumen dalam memilih properti, 28,46 persen responden menyatakan lebih melihat dari berapa harga unit yang ditawarkan, selanjutnya 16,21 persen melihat dari brand pengembang, diikuti kedekatan dengan fasilitas umum sebesar 15,42 persen.

Faktor luas tanah dan luas bangunan ternyata tidak terlalu memengaruhi pengambilan keputusan konsumen, selama harga unit yang ditawarkan sesuai.

Meskipun demikian keputusan untuk membeli properti terbilang relatif masih penuh ketidakpastian.

Responden yang akan merealisasikan pembelian properti dalam jangka waktu di bawah 6 bulan sebesar 11,7 persen, 6 bulan sampai 1 tahun sebesar 10,64 persen, dan selebihnya memilih untuk membeli properti lebih dari 1 tahun.

Sisanya, responden belum berencana kapan akan memutuskan untuk membeli properti.

Faktor harga masih menjadi pertimbangan pengambilan keputusan membeli properti saat ini. Sebesar 34,45 persen responden memilih faktor harga yang lebih murah sebagai pertimbangan utama. Selain itu, cara pembayaran yang fleksibel dan promo menarik dari pengembang menjadi faktor penting berikutnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X