Deutsche Bank Perpanjang Masa Kerja dari Rumah hingga Juli 2021

Kompas.com - 21/09/2020, 08:36 WIB
Ilustrasi work from home Dok. PrivyIDIlustrasi work from home

NEW YORK, KOMPAS.com - Bank multinasional asal Jerman, Deutsche Bank mengizinkan karyawannya untuk melanjutkan kegiatan bekerja dari rumah atau work from home ( WFH) hingga Juli 2021.

Pemberitahuan tersebut diberikan kepada seluruh karyawan melalui e-mail internal. Karyawan diminta untuk tidak kembali bekerja di kantor Deutsche Bank di 60 Wall Street hingga tahun depan.

Dikutip dari CNN Senin (21/9/2020), bank yang memiliki 5.000 karyawan di New York itu mengatakan bakal memberikan izin kepada karyawan untuk memilih bekerja dari rumah, terutama bagi mereka yang merupakan orang tua dan harus berbagi waktu dengan jadwal sekolah anak yang sporadis.

Baca juga: Airbnb Izinkan Pegawainya WFH hingga Agustus 2021

"Sebagai tambahan, meski New York cukup baik dalam mengelola pandemi Covid-19, dengan berbagai keadaan terkait transportasi umum, kebbersihan, keamanan, dan isu terkait kualitas hidup, banyak dari Anda yang tidak berharap untuk bekerja di 60 Wall Street dalam waktu dekat," tulis e-mail tersebut.

Keputusan Durtsche Bank tersebut diumumkan sehari setelah bank besar lain, yakni JPMorgan yang harus merumahkan karyawannya lantaran terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu dilaporkan Bloomberg pekan lalu.

Kasus positif yang terjadi di kantor JP Morgan di Madison Avenue menjadi berita yang penting lantaran CEO JPMorgan Jamie Dimon mengungkapkan sikap skeptis terhadap keefektifan bekerja dari rumah. Dirinya pun mulai meminta beberapa pekerja untuk kembali ke kantor.

Keputusan itu tadinya sempat mendapatkan reaksi yang salah dari Presiden Donald Trump. Sebab melalui akun Twitternya, Trump memberi selamat kepada JPMorgan lantaran telah membawa karyawan untuk kembali bekerja di kantor.

Baca juga: 6 Pegawainya Positif Covid-19, Kemenko Marves WFH hingga 21 September 2020



Sumber CNN
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Whats New
Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Whats New
Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Whats New
Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

Rilis
Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Whats New
Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Whats New
779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

Whats New
7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

Whats New
Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Whats New
Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Rilis
KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

Whats New
Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Whats New
Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Rilis
Jadi Polemik di RI, Berapa Harga Lobster di Pasar Dunia?

Jadi Polemik di RI, Berapa Harga Lobster di Pasar Dunia?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X