IHSG dan Rupiah Pagi Ini Dibuka Menguat

Kompas.com - 21/09/2020, 09:32 WIB
Suasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) dibuka positif pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (21/9/2020). Demikian juga dengan rupiah yang dibuka menguat pada perdagangan spot pagi ini

Melansir data RTI, pukul 09.21 WIB, IHSG berada pada level 5.068,71 atau naik 9,11 poin (0,18 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 5.058,9.

Sebanyak 173 saham melaju di zona hijau dan 136 saham di zona merah. Sedangkan 165 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 904,4 miliar dengan volume 1,9 juta saham.

Baca juga: Ini Strategi Investor Kawakan Lo Kheng Hong dan Eyang Ratman di Tengah Merahnya IHSG

Sementara bursa saham Asia mayoritas berada di zona merah.  Indeks komposit Shanghai turun 0,09 persen dan indeks Hang Seng Hong Kong melemah 0,54 persen. Sedangkan indeks Strait Times Singapura naik 0,13 persen.

Indeks saham Eropa kemarin ditutup negatif, dengan penurunan indeks FTSE 0,71 persen, dan indeks Xetra Dax 0,7 persen.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot pagi ini, menguat.

Melansir Bloomberg, pukul 09.08 WIB rupiah dibuka pada level Rp 14.715 per dollar AS, atau menguat 30 poin (0,14 persen) dibanding penutupan sebelumnya Rp 14.735 per dollar AS.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan, penguatan rupiah pagi ini terdorong sentimen pelemahan dollar AS terhadap mata uang regional. Hal ini terjadi karena pasar meragukan kelanjutan pemulihan ekonomi AS dengan negosiasi paket sltimulus yang masih belum selesai.

“Hari ini ada potensi rupiah melanjutkan penguatannya terhadap dollar AS. Pasar khawatir akan pemulihan ekonomi AS yang belum stabil dan negosiasi paket stimulus AS yang masih alot antar dua kubu di AS, Republik dan Demokrat,” kata Ariston.

Ariston memproyeksikan rupiah hari ini akan bergerak pada kisaran Rp 14.650 per dollar AS sampai dengan Rp 14.800 per dollar AS.

Baca juga: Intip 5 Cara Aman Investasi Online Reksa Dana dan Saham



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X