Jalur KA Cianjur-Cipatat Kembali Beroperasi

Kompas.com - 21/09/2020, 10:39 WIB
Menhub Budi Karya meresmikan pengoperasian Reaktivasi Jalur KA Cianjur-Ciranjang-Cipatat, di Stasiun Cipeyeum, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/9/2020) Dokumentasi KemenhubMenhub Budi Karya meresmikan pengoperasian Reaktivasi Jalur KA Cianjur-Ciranjang-Cipatat, di Stasiun Cipeyeum, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/9/2020)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalur kereta api (KA) Cianjur - Ciranjang - Cipatat resmi kembali beroperasi. Beroperasinya rel KA tersebut merupakan bagian dari program reaktivasi jalur KA Cianjur - Padalarang.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri mengatakan, dengan kembali beroperasinya rel KA tersebut akan menambah opsi jalur transportasi masyarakat.

Calon penumpang KA yang tinggal di Bogor, kini tidak perlu lagi menuju ke Stasiun Gambir, Jakarta, untuk bepergian ke Bandung menggunakan kereta api.

Baca juga: Mau Tukar Valas, Simak Kurs Rupiah di 5 Bank Ini

Pasalnya, dengan reaktivasi jalur KA Cianjur - Cipatat, akan menambah konektivitas Jakarta -Bogor - Sukabumi - Cianjur - Bandung.

"Jalur ini nantinya akan menjadi jalur alterntif kereta api dari Bogor ke Bandung di mana masyarakat Bogor tidak perlu ke Jakarta jika mau ke Bandung dengan moda kereta api, karena bisa melalui jalur ini," ujarnya, dalam peresmian jalur KA Cianjur - Ciranjang - Cipatat secara virtual, Senin (21/9/2020).

Selain itu, calon penumpang KA asal Sukabumi dan Cianjur pun bisa secara langsung menuju Stasiun Cipatat, yang terletak di Bandung Barat.

Zulfikri menambahkan, waktu tempuh yang dilalui KA Cipatat-Sukabumi atau sebaliknya hanya mencapai 2,5 jam, atau lebih cepat 30 menit dibandingkan moda transportasi darat lain.

"Selain itu dengan pengopersian jalur ini akan ada peningkatan kapasitas lintas dari yang semula 3 perjalanan KA menjadi 7 perjalanan KA," kat dia.

Baca juga: Naik Rp 1.000, Ini Rincian Harga Emas Antam Terkini

Di tempat yang sama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, berharap, reaktivasi ini dilakukan untuk mengurai kepadatan lalu lintas jalan raya di wilayah Jawa Barat bagian selatan.

"Kemenhub telah dan sedang melaksanakan pembangunan jalur ganda kereta api lintas Bogor-Sukabumi sepanjang 57 km serta melakukan program reaktivasi jalur KA Cianjur-Padalarang. Harapannya ini dapat memperlancar konektivitas dan aksesibilitas masyarakat Bogor dan Sukabumi-Padalarang dan sekitarnya," tuturnya.

Sebagai informasi, proyek reaktivasi jalur KA Cianjur - Padalarang akan dilanjutkan dengan pembangunan segmen ketiga, yakni jalur Cipatat - Padalarang sepanjang 13,8 kilometer (KM). Rencananya, proyek tersebut baru akan dilaksanakan pada 2023.

Baca juga: Berapa Gaji Presiden dan Wakil Presiden Indonesia?



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X