Anggota DPR Ini Kritik Anggaran Bengkel Alsintan Kementan Rp 738 Juta per Desa

Kompas.com - 21/09/2020, 16:37 WIB
Ilustrasi: Alat mesin pertanian (Alsintan) KOMPAS.com/ALEK KURNIAWANIlustrasi: Alat mesin pertanian (Alsintan)

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian ( Kementan) menganggarkan Rp 13,28 miliar untuk program perbengkelan alat mesin pertanian ( alsintan) di tahun 2021.

Bantuan perbengkelan akan diberikan pada 18 desa yang ada di 18 kabupaten, dengan masing-masing desa mendapatkan anggaran Rp 738 juta.

Program ini pun langsung mendapat sorotan dari Komisi IV DPR RI dalam rapat kerja dengan Kementan pada hari ini, Senin (21/9/2020).

Baca juga: Pertanian hingga Pariwisata, Ini 4 Sektor Potensial Industri Halal

Ketua Komisi IV dari fraksi PDIP Sudin menilai program ini memakan banyak anggaran namun tidak siginifikan manfaatnya. Bahkan, ia meminta Direktur Jenderal PSP Kementan Sarwo Edhy agar program ini dibatalkan.

"Saudara Dirjen, saya minta itu dibatalin! Enggak ada itu! Masa satu desa dikasih Rp 738 juta untuk bengkel? Saya bilang dari kemarin, Anda saja kalau beli motor atau mobil, pasti ada akta service-nya, masa ini satu desa dikasih Rp 738 juta untuk bangun gedung (bengkel) dan beli alat? Tolong Pak, tolong Pak!" tegas Sudin.

Dalam kesempatan tersebut, Sarwo Edhy menjelaskan, bahwa besaran nilai bantuan perbengkelan tersebut mencakup kebutuhan membangun gedung bengkel dan membeli peralatan. Bantuan ini pun ditujukan bagi kelompok kerja (pokja) dengan kinerja terbaik dari satu kabupaten.

"Yang mengelola pokja di kabupaten. Pokja yang memang sudah jalan dan penilaian pusat itu baik. Jadi satu kabupaten satu, yang paling bagus," jelas Sarwo.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X