Pemerintah Bakal Bangun 5 Bandara di Atas Air

Kompas.com - 22/09/2020, 06:35 WIB
Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto saat kunjungan kerja di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (25/6/2020) Dok Humas Angkasa Pura IIDirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto saat kunjungan kerja di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (25/6/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berencana membangun 5 bandara di atas air. Rencana tersebut diusung untuk menggenjot sektor pariwisata nasional yang didominasi oleh perairan.

“Kita bangun 5 bandar udara untuk wisata, khususnya wisata di daerah perairan atau yang kita kenal dengan sea plane airport,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto, dalam diskusi virtual, Senin (21/9/2020).

Bandara yang akan dibangun di danau maupun laut itu akan bisa disinggahi oleh pesawat amfibi.

Lebih lanjut Novie menyebutkan, saat ini sudah terdapat 10 wilayah potensial yang dapat dibangun bandara di atas air.

Baca juga: Menhub Pastikan Proyek Bandara dan Pelabuhan Labuan Bajo Tetap Jalan

Ke-10 calon wilayah itu ialah, Danau Toba, Pulau Senua, Pulau Gili Iyang, Derawan Berau, Gili Trawangan, Labuan Bajo, Bunaken Manado, Wakatobi, Pulau Widi hingga Raja Ampat.

Kendati demikian,mantan Direktur Utama PT AirNav Indonesia (Persero) masih belum bisa memastikan kapan proyek prioritas tersebut dapat dilaksanakan.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, mengajak pihak swasta untuk terlibat aktif menggarap proyek tersebut.

“Banyak bandara yang kita sudah upgrade, baik yang dilakukan pemerintah maupun melalui BUMN, dan sebentar lagi banyak sektor swasta yang diberikan kesempatan untuk membangun bandara itu," ucapnya.

Baca juga: Bukan Hanya Helm, Spakbor Juga Bukan Aksesori Wajib di Sepeda



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X