Dapat Bantuan Pulsa Kemendikbud, Alvin Lie: Saya Bukan Guru atau Dosen!

Kompas.com - 22/09/2020, 09:03 WIB
Anggota Ombudsman RI Alvin Lie di Kantor Ombudsman RI, Rabu (28/8/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DAnggota Ombudsman RI Alvin Lie di Kantor Ombudsman RI, Rabu (28/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Ombudsman RI Alvin Lie mengaku geleng-geleng kepala saat dirinya mendapati bantuan pulsa gratis masuk ke ponselnya. Bantuan pulsa yang dimaksud yakni bantuan kuota pulsa dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) untuk guru, dosen, dan pelajar atau mahasiswa.

Padahal, kata Alvien, dirinya sama sekali bukan pengajar atau dosen yang seharusnya jadi penerima bantuan kuota pulsa Kemendikbud.

"Program bantuan kuota internet kacau. Nomor hape saya pun dapat jatah bantuan kuota," ucap Alvien Lie kepada Kompas.com sembari menunjukan SMS notifikasi bantuan kuota pulsa Telkomsel dari Kemendikbud yang masuk ke ponselnya.

Bantuan pulsa KemendikbudAlvin Lie Bantuan pulsa Kemendikbud

Alvie Lie yang dikenal sebagai pakar penerbangan ini berujar, SMS notifikasi bantuan pulsa masuk pada pukul 01.19 dini hari tadi.

Baca juga: Erick Thohir: Program Subsidi Pulsa Diluncurkan Akhir September

SMS tersebut memberitahukan kalau dirinya merupakan penerima bantuan kuota pulsa internet dan bisa mulai aktif digunakan saat itu juga. 

Menurut Alvin Lie, dirinya memang saat ini masih terdaftar sebagai mahasiswa S3. Menurutnya, bisa saja pihak kampus mendaftarkan nomor miliknya tanpa sepengetahuan dirinya. Kendati begitu, menurutnya mahasiswa S3 seharusnya tak perlu mendapatkan bantuan kuota pulsa.

"Saat ini saya bukan dosen, anak-anak saya juga sudah selesai semua sudah berkeluarga, saya memang sedang menempuh S3. Apakah ini memang saya mendapatkan bantuan ini karena saya masif terdaftar sebagai mahasiswa S3 saya tidak tahu," ujar Alvin. 

Sebagai informasi, paket kuota internet untuk peserta didik PAUD mendapatkan 20 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 15 GB. Peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 35 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 30 GB.

Baca juga: Catat, Mahasiswa dan Warga Bakal Dapat Uang Pulsa Rp 150.000 Per Bulan

Sementara itu paket kuota internet untuk pendidik pada PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 42 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 37 GB kuota belajar. Paket kuota internet untuk mahasiswa dan dosen mendapatkan 50 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 45 GB kuota belajar.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Pendidikan Tinggi, Nadiem Makarim mengalokasikan bantuan pulsa untuk siswa, guru, mahasiswa dan dosen selama September-Desember 2020.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X