Erick Thohir Pastikan Harga Avigan Buatan Indonesia Lebih Murah

Kompas.com - 22/09/2020, 15:42 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (17/7/2020). ANTARA FOTO/Dhemas ReviyantoMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (17/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, PT Kimia Farma telah mampu memproduksi Avigan.

Avigan sendiri merupakan jenis obat yang biasa diberikan kepada pasien-pasien yang terpapar Covid-19.

“Bahan-bahan obat yang diperlukan saat pandemi Covid-19 ini seperti Favipiravir, dulu yang ngetopnya avigan kita sudah bisa produksi sendiri,” ujar Erick saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (22/9/2020).

Baca juga: Kabar Baik, Kimia Farma Sudah Bisa Produksi Avigan

Erick menambahkan, dirinya telah menghubungi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mengurus izin edar obat Avigan buatan Indonesia itu.

“Hari ini saya baru telepon BPOM agar segera bisa dikeluarkan izinnya karena memang kebutuhannya sangat tinggi,” kata mantan bos Inter Milan itu.

Erick pun memastikan, dengan Kimia Farma telah bisa memproduksi Avigan sendiri, maka dapat mengurangi ketergantungan impor. Selain itu, harga yang akan dijual di pasar Indonesia pun bisa lebih murah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kalau Avigan kita pastikan bisa lebih murah. Tapi yang Oseltamivir karena ini impor, tentu sesuai dengan pasar. Kalau avigan tentu Favipiravir sudah bisa jauh lebih murah, kurang lebih Rp 20.000-an,” ungkapnya.

Baca juga: Kalbe Farma Uji Klinik Herbal untuk Obat Covid-19

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyebut pemerintah sudah menyiapkan obat yang diyakini ampuh untuk menyembuhkan pasien Covid-19.

"Pemerintah juga telah menyiapkan obat dari hasil riset dan pengalaman beberapa negara untuk bisa mengobati Covid-19 ini sesuai resep dokter," kata Presiden Jokowi lewat siaran live streaming di akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (20/3/2020).

Ada dua jenis obat yang disiapkan. Pertama, Avigan dan kedua adalah Kloroquine.

Obat Avigan telah didatangkan sebanyak 500.000 butir. Pemerintah juga tengah memesan 2 juta butir obat tersebut.

Sementara, obat Kloroquine, sudah disiapkan sebanyak 3 juta butir.

"Obat ini sudah dicoba oleh satu, dua, tiga negara dan memberikan kesembuhan," kata Presiden Jokowi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.