DPR Ingin Staf BKPM Dilarang Main TikTok

Kompas.com - 22/09/2020, 20:43 WIB
Ilustrasi TikTok androidpolice.comIlustrasi TikTok

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Abdul Hakim Bafagih mengaku kesal begitu mendengar kabar aplikasi jejaring sosial TikTok lebih memilih berinvestasi di Singapura ketimbang di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Abdul saat rapat kerja Komisi VI DPR RI dengan Kepala Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Selasa (22/9/2020).

“Saya kemarin sedikit kesal melihat Zoom, TikTok dan beberapa usaha teknologi itu enggak bisa investasi ke sini. Padahal kita dibandingkan Singapura, baik dari jumlah pengguna serta dari jumlah revenuenya antara Singapura dan Indonesia ini lebih banyak di Indonesia,” ujar Abdul.

Baca juga: Batal Diblokir, Trump Setujui TikTok Dibeli Oracle

Menurut Abdul, hal tersebut menjadi tamparan langsung bagi Bahlil dan anak buahnya di BKPM. Sebab, mereka tak berhasil merayu perusahaan tersebut untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

“Jangan sampai kita punya potensi di sini, tapi yang ngambil duitnya dari negara luar. Itu jadi catatan sendiri,” kata dia.

Abdul pun mengusulkan agar Bahlil melarang anak buahnya untuk menggunakan aplikasi TikTok. Hal ini dilakukan dalam rangka menghukum para staf BKPM yang gagal merayu perusahaan tersebut berinvestasi di Tanah Air.

“Mungkin bisa juga buat menegur timnya Mas Bahlil itu, dalam beberapa bulan ke depan, dilarang staf-staf BKPM menggunakan TikTok atau bagaimana,” ungkapnya.

Dikutip dari Kontan, ByteDate Ltd mulai mengambil strategi baru setelah TikTok terancam tak bisa beroperasi di Amerika Serikat (AS). Perusahaan ini berencana berinvestasi besar-besaran di Singapura untuk menjadikan negara itu sebagai pusat ekspansi globalnya.

Sumber Bloomberg mengatakan, perusahaan yang berbasis di Beijing tersebut berencana menginvestasikan miliaran dolar dan merekrut ratusan karyawan di Singapura selama tiga tahun ke depan. Di sana, ByteDance juga tengah mengajukan lisensi mendirikan bank digital.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohir Prediksi Proses Vaksinasi Covid-19 Memakan Waktu Hingga 9 Bulan

Erick Thohir Prediksi Proses Vaksinasi Covid-19 Memakan Waktu Hingga 9 Bulan

Whats New
2021, Bank Bukopin Ganti Nama Jadi Bank KB Bukopin

2021, Bank Bukopin Ganti Nama Jadi Bank KB Bukopin

Whats New
Besok, Pemerintah Lelang SUN Maksimal Rp 40 Triliun

Besok, Pemerintah Lelang SUN Maksimal Rp 40 Triliun

Earn Smart
Menhub: Bakal Ada Kota Baru Dekat Pelabuhan Patimban bernama 'Kota Rebana'

Menhub: Bakal Ada Kota Baru Dekat Pelabuhan Patimban bernama "Kota Rebana"

Whats New
Bahas Antisipasi Banjir, Luhut Wanti-wanti soal Klaster Baru Covid-19

Bahas Antisipasi Banjir, Luhut Wanti-wanti soal Klaster Baru Covid-19

Whats New
Patimban Mulai Beroperasi Desember 2020, Menhub Ingin Ekspor yang Lebih Besar

Patimban Mulai Beroperasi Desember 2020, Menhub Ingin Ekspor yang Lebih Besar

Whats New
Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Capai Rp 431,54 Triliun

Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Capai Rp 431,54 Triliun

Whats New
Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Erick Thohir Minta Masyarakat Tak Lengah

Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Erick Thohir Minta Masyarakat Tak Lengah

Whats New
MenkopUKM Tekankan 3 Hal Dorong UMKM 'Go Digital', Apa Saja?

MenkopUKM Tekankan 3 Hal Dorong UMKM "Go Digital", Apa Saja?

Whats New
Dukung Pemerintah, Enesis Group Luncurkan Kampanye #EnesisSafeTravel

Dukung Pemerintah, Enesis Group Luncurkan Kampanye #EnesisSafeTravel

Rilis
IHSG dan Rupiah Terjun Bebas di Akhir November

IHSG dan Rupiah Terjun Bebas di Akhir November

Whats New
Pasar Keuangan Optimistis Skenario Vaksin Covid-19 Pulihkan Ekonomi Tahun 2021

Pasar Keuangan Optimistis Skenario Vaksin Covid-19 Pulihkan Ekonomi Tahun 2021

Whats New
Walhi Nilai Perpres Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Bisa Rugikan Lingkungan Hingga Negara

Walhi Nilai Perpres Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Bisa Rugikan Lingkungan Hingga Negara

Whats New
Usaha Logistik AirAsia Siap Bantu Distribusi Vaksin Covid-19

Usaha Logistik AirAsia Siap Bantu Distribusi Vaksin Covid-19

Rilis
Masih Belum Terima Subsidi Gaji dari Pemerintah? Ini Cara Mengadukannya

Masih Belum Terima Subsidi Gaji dari Pemerintah? Ini Cara Mengadukannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X