Warga Bogor Nantinya Bisa ke Bandung Naik Kereta via Sukabumi, Kapan?

Kompas.com - 23/09/2020, 11:07 WIB
Rangkaian KA Pangrango berhenti dengan lokomotif di pintu lintasan sedangkan rangkaian kereta teoat di atas peron di Stasiun Parungkuda, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (8/11/2019). KOMPAS.COM/BUDIYANTORangkaian KA Pangrango berhenti dengan lokomotif di pintu lintasan sedangkan rangkaian kereta teoat di atas peron di Stasiun Parungkuda, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (8/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia ( KAI) baru akan menyelesaikan reaktivasi jalur kereta Cipatat- Padalarang dalam waktu tiga tahun ke depan karena harus membangun jalur baru yang hingga saat ini masih dalam kajian. Sehingga, pengguna jasa transportasi masal dari Sukabumi dan Cianjur, diminta untuk bersabar.

Saat ini Kementerian Perhubungan dan KAI sudah menyelesaikan reaktivasi jalur kereta api peninggalan Belanda dari Cianjur ke Cipatat. Sehingga reaktivasi berikutnya tinggal menyisakan jalur Cipatat ke Stasiun Padalarang yang jadi persilangan menuju ke Bandung dan Purwakarta.

"Hasil kajian sementara, jalur lama tepatnya di wilayah Tagogapu, Bandung Barat, sudah tidak layak digunakan, sehingga tim kajian menyarankan untuk membangun jalur baru di wilayah tersebut agar nyaman dan aman dilalui hingga Bandung," kata Humas Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa bagian Barat, Anne Rufaidah dilansir dari Antara, Rabu (23/9/2020).

Ia menjelaskan, tahun depan lebih fokus ke pembangunan jalur ganda Bogor-Sukabumi dan Kiaracondong-HaurPugur yang ditargetkan akhir tahun 2021 jalur ganda tersebut sudah dapat dilalui. Sedangkan untuk reaktivasi jalur Cipatat-Padalarang kemungkinan akan dilakukan di tahun 2022.

Baca juga: PT KAI Dapat Tambahan Pinjaman Rp 4,2 Triliun untuk Proyek LRT Jabodebek

Sehingga warga yang berharap dapat naik kereta api mulai dari Sukabumi hingga Bandung, seperti beberapa tahun ke balakang, diminta untuk bersabar menunggu hingga tiga tahun ke depan karena PT KAI harus membangun jalur baru di wilayah Tagogapu.

"Mungkin harus bersabar terutama masyarakat Cianjur yang sudah lama mengharapkan KA Siliwangi dapat kembali melayani rute Cianjur hingga Bandung. Kemungkinan baru akan dikaji ulang di tahun 2022 atau 2023," kata dia. 

Sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meresmikan rute baru KA Siliwangi Cipeuyeum-Cipatat yang dinyatakan tim kajian sudah layak kembali digunakan atau reaktivasi, sehingga KA Siliwangi sudah dapat melayani rute dari Sukabumi-Cianjur hingga Cipapat-Bandung Barat.

Sementara jadwal operasional KA Siliwangi per hari melayani 6 rute perjalanan dengan jadwal keberangkatan dari Stasiun Ciranjang menuju Stasiun Cipatat pada 07.37, 13.37, dan 19.37.

Baca juga: Ini Daftar 21 Stasiun Kereta yang Layani Rapid Test Seharga Rp 85.000

Sedangkan keberangkatan dari Stasiun Cipatat menuju Stasiun Ciranjang tersedia pada 08.45, 14.45, dan 20.45. Jadwal lengkap KA Siliwangi terlampir.

Setiap perjalanan KA Siliwangi membawa 6 kereta ekonomi dengan kapasitas 106 tempat duduk per kereta. Untuk menciptakan physical distancing pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru, KAI membatasi tiket yang dijual hanya 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.

Jika sudah direaktivasi jalur Cipatat-Padalarang, maka warga dari Jakarta bisa menuju ke Bandung dengan menggunakan kereta via Bogor.

Saat ini, Jakarta-Bogor terakses dengan KRL. Sementara dari Bogor menuju Sukabumi sudah layanan KA Pangrango yang stasiun akhirnya berada di Sukabumi. Dari Stasiun Sukabumi, ada KA Siliwangi yang perjalanannya berakhir di Stasiun Cipatat.

Baca juga: KAI Gratiskan Tiket KA Siliwangi Ciranjang-Cipatat hingga 30 September 2020

Jika jalur Sukabumi-Bandung seluruhnya sudah direaktivasi, bukan tidak mungkin Kemenhub dan KAI akan membuka layanan kereta dari Sukabumi atau Bogor langsung menuju ke Bandung.

Sementara dengan akses kereta yang ada saat ini, masyarakat Jakarta hanya bisa menggunakan kereta KA Argo Parahyangan yang jalurnya melintasi Bekasi dan Purwakarta sebelum sampai ke Padalarang hingga Kota Bandung.

Sebelumnya, KAI memperpanjang relasi KA Siliwangi dari Sukabumi-Ciranjang pulang pergi (PP) menjadi Sukabumi - Cipatat PP, mulai Senin (21/9/2020).

Dalam rangka perpanjangan relasi tersebut, KAI memberikan tarif Rp 0 atau gratis, khusus untuk Rute Ciranjang-Cipatat PP pada periode keberangkatan 21 sampai dengan 30 September 2020.

"Perpanjangan operasi KA Siliwangi ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian daerah,” ujar Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo dalam keterangannya.

Baca juga: Terungkap, Ini Penyebab Pupuk Subsidi Hilang di Pasaran



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X