Selama Pandemi, Penjualan Sepeda di Tokopedia Naik Hampir 3 Kali Lipat

Kompas.com - 23/09/2020, 22:11 WIB
Warga bersepeda di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (21/9/2020). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 59 Tahun 2020 tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOWarga bersepeda di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (21/9/2020). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 59 Tahun 2020 tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan.

JAKARTA, KOMPAS.com - External Communications Senior Lead Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya mengatakan, transaksi penjualan alat olahraga, makanan siap saji serta peralatan rumah tangga meningkat signifikan pada platform Tokopedia selama adanya pandemi Covid-19.

Terutama transaksi penjualan sepeda yang bisa terjual dalam waktu singkat. Dan meningkat nilai transaksinya hingga 3 kali lipat.

"Kita juga melihat transaksi penjualan alat olahraga yang meningkat di bulan Agustus jika dibandingkan periode-periode bulan sebelum pandemi. Bersepeda, yoga, pilates, golf, tenis meja menjadi aktivitas olahraga paling digemari selama pandemi," katanya secara daring, Rabu (23/9/2020).

Baca juga: Pesepeda Langgar Aturan, Dirjen Perhubungan Darat: Bisa Saja Sepedanya Ditahan...

"Penjualan sepeda juga meningkat hampir tiga kali lipat. Sebetulnya yang paling mengena di ingatan kita, penjualan 200 unit sepeda lokal Element Indonesia, itu terjual habis dalam 40 detik. Kita lihat antusiasme masyarakat untuk berolahraga lumayan tinggi," tambah Ekhel.

Sementara, lanjut dia, di kategori makanan siap masak di Tokopedia terjadi peningkatan penjualan hampir 3 kali lipat selama pandemi. Kemudian, tak kalah tingginya lagi transaksi penjualan di kategori peralatan rumah tangga.

"Itu meningkat signifikan hingga lima kali lipat," ujarnya.

Selain itu, fitur-fitur bayar tagihan listrik, bayaran angsuran kredit, internet, TV kabel, pulsa bisa dilakukan di fitur Tokopedia juga mengalami peningkatan transaksi. Meski pihaknya enggan menyebutkan nilai transaksi yang diperoleh.

Pada kesempatan yang sama, VP of Fintech and Payment Tokopedia Vira Widiyasari mengatakan, untuk Tokopedia Emas misalnya, jumlah pengguna yang terdaftar bertumbuh menjadi hampir 20 kali lipat selama satu tahun ke belakang. Transaksi Tokopedia Emas pun bertumbuh hingga hampir 30 kali lipat.

Sementara pada Tokopedia ReksaDana, selama dua tahun ke belakang, transaksinya tumbuh hampir 27 kali lipat. Jumlah pengguna yang terdaftar di Tokopedia ReksaDana juga meningkat menjadi lebih dari 57 kali lipat.

“Selain inovasi, kolaborasi juga menjadi hal penting untuk dilakukan di tengah pandemi. Saat ini, kami terus berkolaborasi dengan berbagai mitra strategis, dalam hal ini institusi keuangan mulai dari bank, asuransi, perusahaan pembiayaan, P2P atau teknologi finansial, investasi, dompet digital dan masih banyak yang lainnya, untuk bersama meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia,” kata Vira.

Baca juga: Aturan Sepeda, Kemenhub: Peraturan Ini Tidak Hanya Datang dari Pemerintah



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohir Prediksi Proses Vaksinasi Covid-19 Memakan Waktu Hingga 9 Bulan

Erick Thohir Prediksi Proses Vaksinasi Covid-19 Memakan Waktu Hingga 9 Bulan

Whats New
2021, Bank Bukopin Ganti Nama Jadi Bank KB Bukopin

2021, Bank Bukopin Ganti Nama Jadi Bank KB Bukopin

Whats New
Besok, Pemerintah Lelang SUN Maksimal Rp 40 Triliun

Besok, Pemerintah Lelang SUN Maksimal Rp 40 Triliun

Earn Smart
Menhub: Bakal Ada Kota Baru Dekat Pelabuhan Patimban bernama 'Kota Rebana'

Menhub: Bakal Ada Kota Baru Dekat Pelabuhan Patimban bernama "Kota Rebana"

Whats New
Bahas Antisipasi Banjir, Luhut Wanti-wanti soal Klaster Baru Covid-19

Bahas Antisipasi Banjir, Luhut Wanti-wanti soal Klaster Baru Covid-19

Whats New
Patimban Mulai Beroperasi Desember 2020, Menhub Ingin Ekspor yang Lebih Besar

Patimban Mulai Beroperasi Desember 2020, Menhub Ingin Ekspor yang Lebih Besar

Whats New
Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Capai Rp 431,54 Triliun

Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Capai Rp 431,54 Triliun

Whats New
Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Erick Thohir Minta Masyarakat Tak Lengah

Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Erick Thohir Minta Masyarakat Tak Lengah

Whats New
MenkopUKM Tekankan 3 Hal Dorong UMKM 'Go Digital', Apa Saja?

MenkopUKM Tekankan 3 Hal Dorong UMKM "Go Digital", Apa Saja?

Whats New
Dukung Pemerintah, Enesis Group Luncurkan Kampanye #EnesisSafeTravel

Dukung Pemerintah, Enesis Group Luncurkan Kampanye #EnesisSafeTravel

Rilis
IHSG dan Rupiah Terjun Bebas di Akhir November

IHSG dan Rupiah Terjun Bebas di Akhir November

Whats New
Pasar Keuangan Optimistis Skenario Vaksin Covid-19 Pulihkan Ekonomi Tahun 2021

Pasar Keuangan Optimistis Skenario Vaksin Covid-19 Pulihkan Ekonomi Tahun 2021

Whats New
Walhi Nilai Perpres Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Bisa Rugikan Lingkungan Hingga Negara

Walhi Nilai Perpres Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Bisa Rugikan Lingkungan Hingga Negara

Whats New
Usaha Logistik AirAsia Siap Bantu Distribusi Vaksin Covid-19

Usaha Logistik AirAsia Siap Bantu Distribusi Vaksin Covid-19

Rilis
Masih Belum Terima Subsidi Gaji dari Pemerintah? Ini Cara Mengadukannya

Masih Belum Terima Subsidi Gaji dari Pemerintah? Ini Cara Mengadukannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X