Pemulihan Sektor Perdagangan hingga Restoran Diproyeksi Melambat

Kompas.com - 24/09/2020, 12:39 WIB
Ilustrasi restoran sepi tanpa pengunjung. Dok. Shutterstock/Viktoriya PavliukIlustrasi restoran sepi tanpa pengunjung.

"Begitu juga dengan harga karet yang membaik sebesar 20 persen sepanjang 2020 (year to date/ytd) mencapai 2 dollar AS per Kilogram," jelas Andry.

Adapun untuk mendorong pertumbuhan, produk pertanian yang selama ini diimpor bisa dijadikan target peningkatan produksi domestik. Tercatat, ada 30 komoditas dengan impor terbesar di produk pertanian, perkebunan, dan peternakan.

Produk-produk tersebut antara lain, raw sugar, biji cokelat, tembakau, apel, anggur, daging beku atau daging tanpa tulang (boneless meat), kedelai, bawang putih, dan lain-lain.

Baca juga: Pertanian hingga Pariwisata, Ini 4 Sektor Potensial Industri Halal

Selain itu, komoditas kelapa sawit bisa menjadi katalis positif yang mendorong perekonomian Indonesia ke depan, terutama di sentra-sentra perkebunan di Sumatera dan Kalimantan.

"Harga minyak kelapa sawit sampai akhir tahun, kami perkirakan masih akan bertahan di tingkat harga 700 dollar AS per ton," pungkasnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X