Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Top Up BNI TapCash Kini Bisa Lewat Aplikasi Jenius, Begini Caranya

Kompas.com - 24/09/2020, 14:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Kolaborasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dan PT Bank BTPN Tbk memberikan kemudahan dalam melakukan top up atau isi ulang BNI TapCash melalui aplikasi Jenius.

Pemimpin Divisi E-Banking BNI Sri Indira mengatakan, kolaborasi ini bertujuan memberikan kemudahan dalam transaksi non-tunai.

“Tidak perlu khawatir jika saldo TapCash-nya kurang atau habis karena TapCash sudah bisa di-top up melalui aplikasi Jenius,” ujar Indira.

Baca juga: Baru Dikenalkan, Akun Bisnis Jenius Capai 90.000 Pengguna

Indira mengatakan, saat ini kerja sama digital perbankan antar bank bukanlah hal yang mustahil. Apalagi saat perkembangan teknologi semakin cepat dan perbankan perlu adaptif melihat perubahan kebutuhan konsumen saat ini dan di masa depan.

Sementara itu, Digital Banking Head Bank BTPN Irwan S Tisnabudi mengatakan, dalam menghadirkan layanan finansial yang lengkap dan relevan dengan kondisi saat ini, dibutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak guna memudahkan transaksi.

“Ini bertujuan untuk mendukung gerakan pembayaran nontunai (cashless) yang tengah digalakkan oleh pemerintah dan Bank Indonesia. Saat ini, peran pembayaran digital maupun nontunai sangat penting dalam meminimalisir kontak fisik ketika melakukan transaksi,” jelas dia.

Melalui aplikasi Jenius, Anda dapat melakukan isi ulang saldo TapCash dimulai dari Rp 10.000 hingga Rp 1,5 juta.

 

Baca juga: Transaksi Jenius Tembus Rp 2,4 Triliun

Sesuai ketentuan regulator, batas maksimum saldo uang elektronik berbasis kartu, salah satunya TapCash adalah sebesar Rp 2 juta.

Caranya top up juga cukup mudah, yakni dengan menginstal aplikasi Jenis pada ponsel pintar Anda.

Kemudian, mengaktifkan fitur NFC sebelum menempelkan kartu BNI TapCash di smartphone (sesuai dengan lokasi NFC). Selanjutnya, Anda bisa mulai melakukan top up melalui fitur e-Wallet Center pada aplikasi Jenius.

Login pada aplikasi Jenius, kemudian pilih e-Wallet Center. Selanjutnya, lakukan Top Up dengan memilih TapCash.

Kemudian, pilih Top Up dengan memasukkan atau menentukan jumlah uang, kemudian pilih Lanjut, lalu pilih Top Up, setelah itu saldo BNI TapCash berhasil bertambah.

Hingga Agustus 2020, jumlah pengguna TapCash terus meningkat hingga 23 persen dibandingkan Agustus tahun lalu atau sudah tersebar hampir mencapai 8 juta Kartu TapCash di seluruh Indonesia diiringi dengan peningkatan volume transaksi hingga 3 persen atau hampir mencapai Rp 750 miliar.

Sebagai informasi, kartu uang elektronik memiliki kelebihan, yakni tidak perlu membuka rekening tabungan atau mendaftar menjadi nasabah suatu bank. Anda hanya cukup membeli kartunya dan melakukan isi ulang di channel yang disediakan.

Baca juga: Simak, Cara Isi Ulang TapCash BNI lewat GoPay


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal APBN: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Strukturnya

Mengenal APBN: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Strukturnya

Earn Smart
Apa Itu Pegadaian: Pengertian, Jenis Usaha, dan Sejarah Berdirinya

Apa Itu Pegadaian: Pengertian, Jenis Usaha, dan Sejarah Berdirinya

Whats New
Dapat Tambahan Pasokan Gas Bumi dari JTB, Petrokimia Gresik: Ini Menjadi Sangat Penting

Dapat Tambahan Pasokan Gas Bumi dari JTB, Petrokimia Gresik: Ini Menjadi Sangat Penting

Rilis
IHII: Revisi UU BPJS di RUU Kesehatan Sangat Mengkhawatirkan

IHII: Revisi UU BPJS di RUU Kesehatan Sangat Mengkhawatirkan

Whats New
Luhut Sebut Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta, Sri Mulyani Bakal Bahas dengan DPR

Luhut Sebut Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta, Sri Mulyani Bakal Bahas dengan DPR

Whats New
Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 Kini Hadir di Lamongan

Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 Kini Hadir di Lamongan

Whats New
Pangkas 3.414 Nomenklatur Jabatan Pelaksana, Menteri PANRB: Biar Lebih Lincah dan Tidak Rumit

Pangkas 3.414 Nomenklatur Jabatan Pelaksana, Menteri PANRB: Biar Lebih Lincah dan Tidak Rumit

Whats New
Bos Samsung Indonesia Curhat ke Sri Mulyani, Khawatir Dampak Resesi

Bos Samsung Indonesia Curhat ke Sri Mulyani, Khawatir Dampak Resesi

Whats New
Atasi Pengangguran, Kemenaker Pertemukan Langsung 250 Pencari Kerja dengan Pengusaha

Atasi Pengangguran, Kemenaker Pertemukan Langsung 250 Pencari Kerja dengan Pengusaha

Rilis
Selama Sepekan, Modal Asing Masuk RI Capai Rp 4,42 Triliun

Selama Sepekan, Modal Asing Masuk RI Capai Rp 4,42 Triliun

Whats New
Ada Gejolak Bunga Kredit, Masyarakat Bakal Tunda Lagi Beli Rumah?

Ada Gejolak Bunga Kredit, Masyarakat Bakal Tunda Lagi Beli Rumah?

Whats New
Harga Cabai Tinggi, BI Perkirakan Inflasi Januari 2022 Capai 0,39 Persen

Harga Cabai Tinggi, BI Perkirakan Inflasi Januari 2022 Capai 0,39 Persen

Whats New
Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Mahfud MD: Kami Lakukan Kasasi

Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Mahfud MD: Kami Lakukan Kasasi

Whats New
Komisaris Independen Wika Beton Jadi Saksi Kasus Suap MA, Manajemen Buka Suara

Komisaris Independen Wika Beton Jadi Saksi Kasus Suap MA, Manajemen Buka Suara

Whats New
Kemenag Rilis 108 Lembaga Pengelola Zakat Ilegal, Ini Daftarnya

Kemenag Rilis 108 Lembaga Pengelola Zakat Ilegal, Ini Daftarnya

Earn Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+