Ekosistem Logistik Nasional Bisa Tekan Biaya Logistik RI Jadi 17 Persen

Kompas.com - 24/09/2020, 15:40 WIB
Ilustrasi logistik Felipe DupouyIlustrasi logistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, biaya logistik di Indonesia turun menjadi 17 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Ini terjadi bila Indonesia menerapkan Ekosistem Logistik Nasional (ELN).

Pasalnya saat ini, biaya logistik di Indonesia masih jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara kawasan Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Singapura.

Baca juga: Biaya Logistik Indonesia Termahal di Asia, Investor Bisa Kabur

"Biaya logisit kita dibandingkan dengan negara-negara tetangga terutama Asean dan yang terdekat seperti Malaysia dan Singapura itu masih dianggap lebih tinggi," jelas Sri Mulyani dalam video conference, Kamis (24/9/2020).

"Ini menyebabkan perekonomian Indonesia harus memperbaiki daya kompetisinya," jelas Sri Mulyani.

Bendahara Negara itu mengungkapkan, hingga saat ini Indonesia mengeluarkan lebih dari 23,5 persen dari PDB untuk biaya logisitik.

Angka tersebut jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan Malaysia yang hanya 13 persen.

Untuk itu, pemerintah pun melakukan rofermasi ekosistem logistik nasional. Dengan demikian, biaya logisitik bisa ditekan di kisaran 17 persen.

Baca juga: Pengusaha Yakin Pembangunan Infrastruktur Bisa Turunkan Biaya Logistik

Sri Mulyani menjelaskan penurunan 5 persen hingga 6 persen ini akan dikontribuksikan dari proses hulu dan hilir, terutama dalam menghubungkan sektor-sektor transportasi sehingga akan memudahkan pelaku usaha.

Terkait dengan integrasi ekosistem ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional pada tanggal 16 Juni 2020.

Sri Mulyani pun mengatakan ELN tidak hanya menciptakan efisiensi, namun juga bisa menciptakan transparansi dan persaingan yang sehat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X