KILAS

Grab Raih Predikat Merek Paling Diminati dengan Tingkat Kepuasan Tertinggi di Indonesia

Kompas.com - 25/09/2020, 12:37 WIB
Grab menjadi merek paling diminati dengan tingkat kepuasan tertinggi di Indonesia Grab menjadi merek paling diminati dengan tingkat kepuasan tertinggi di Indonesia

KOMPAS.com – Riset yang dilakukan oleh Blackbox Research dan Toluna mengemukakan bahwa Grab menjadi merek paling diminati dengan kepuasan tertinggi di Indonesia.

Riset yang berjudul ‘Into the Light: Understanding What has Changed for the ASEAN Sonsumer During Covid-19’ tersebut dilakukan pada Juni 2020 terhadap 4.780 pelanggan di Asia Tenggara. Dari total responden tersebut, 799 di antaranya berasal dari Indonesia.

Adapun riset tersebut fokus untuk menganalisa konsumsi masyarakat Asia Tenggara serta memberikan pandangan tentang pergeseran kebiasaan konsumen selama pandemi. Pasalnya, penggunaan layanan digital di masa ini meningkat karena rumah menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Grab pun menjadi merek e-commerce nomor satu dengan tingkat kepuasan tertinggi di Indonesia dan nomor tiga di Asia Tenggara.

Baca juga: Selama Pandemi, Grab Layani Lebih dari 26 Juta Kilometer Perjalanan

“Ekspektasi pelanggan terhadap layanan e-commerce semakin tinggi dan alasan utama mereka memilih layanan ini adalah kenyamanan. Ulasan serta ongkos kirim juga menjadi pertimbangan pelanggan dalam memilih e-commerce pilihan mereka,” tulis laporan tersebut dalam rilis yang diterima Kompas.com pada, Jumat (25/9/2020).

Riset juga menunjukkan bahwa 84 persen responden di Indonesia merasa nyaman menggunakan layanan online. Selain itu, tren telemedicine meningkat sebanyak 52 persen.

Begitu juga dengan layanan pengantaran makanan meningkat sebanyak 70 persen dan belanja kebutuhan online meningkat sebanyak 61 persen.

“Pelanggan mengatakan akan tetap menggunakan layanan telemedicine, pengantaran makanan, serta belanja kebutuhan online bahkan setelah pandemi berakhir,” tulis laporan tersebut.

Baca juga: Tingkatkan Keterampilan UMKM, Grab Buka Kelas #TerusUsaha Tiap Jumat Malam

Prestasi tersebut diraih Grab bukan tanpa alasan. Selama pandemi Covid-19, Grab mengeluarkan dua layanan terbaru yaitu GrabMart dan GrabAssistant. Kedua layanan tersebut memudahkan masyarakat membeli kebutuhan harian dari rumah.

Grab juga memiliki layanan telekonsultasi GrabHealth by Good Doctor yang telah menjadi mitra telekonsultasi resmi Kementerian Kesehatan. Sejak pandemi, layanan tersebut telah bertumbuh hingga 500 persen.

Selain itu, Grab juga memberi kesempatan kepada mitra pengantaran dan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM) yang tergabung dalam platform Grab untuk mendapatkan penghasilan karena dapat terhubung dengan lebih banyak pelanggan berbasis digital.

“Sebanyak 91 persen responden di Indonesia juga berusaha untuk terus mendukung bisnis lokal di tengah pandemi agar mereka dapat tetap bertahan,” tulis riset Blackbox Research dan Toluna.

Baca juga: Gandeng Kemenkop UKM, Grab Ingin Perluas Akses UMKM ke Ranah Digital

Grab juga terus mendorong digitalisasi UMKM Indonesia dengan meluncurkan program #TerusUsaha. Program tersebut bekerja sama dengan lebih dari 25 lembaga dan pemerintahan yang berisikan lebih dari 25 solusi digitalisasi.

Dalam program tersebut, Grab melakukan pelatihan, pinjaman modal usaha, dan menyarankan para UMKM untuk menjadi mitra GrabMerchant atau GrabKios.

Hingga saat ini, sudah ada lebih dari 185.000 UMKM baru dan 32.000 pedagang tradisional yang merasakan manfaat dari digitalisasi Grab selama pandemi.

Bahkan, berdasarkan riset CSIS & Tenggara Strategic menunjukkan kontribusi ekonomi mandiri dan UMKM di platform Grab mencapai Rp 77,42 triliun pada 2019.

Baca juga: Dukung UMKM Sektor Perikanan, Grab Gandeng KKP Sediakan Platform Digital

Hal tersebut mendorong Grab untuk terus berinovasi lewat beragam layanan dan inisiatif untuk memastikan lebih banyak masyarakat Indonesia bisa menikmati manfaat dari ekonomi digital.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mentan Klaim Nilai Manfaat Subsidi Pupuk Capai 250 Persen

Mentan Klaim Nilai Manfaat Subsidi Pupuk Capai 250 Persen

Whats New
BUMN Logistik Ini Dapat Sertifikasi Sistem Manajemen Anti-Penyuapan

BUMN Logistik Ini Dapat Sertifikasi Sistem Manajemen Anti-Penyuapan

Rilis
Komisi IX Minta Dewas BPJS Kesehatan Terpilih Tak Kecolongan dan Mampu Benahi Internal

Komisi IX Minta Dewas BPJS Kesehatan Terpilih Tak Kecolongan dan Mampu Benahi Internal

Whats New
Soal Beras Impor Vietnam yang Rembes di Pasar, Ini Dugaan Kemendag

Soal Beras Impor Vietnam yang Rembes di Pasar, Ini Dugaan Kemendag

Whats New
Anggaran Kemenhub Dipangkas, Ketua Komisi V: Hal Terkait Keselamatan Tak Ada Tawar Menawar

Anggaran Kemenhub Dipangkas, Ketua Komisi V: Hal Terkait Keselamatan Tak Ada Tawar Menawar

Whats New
Dana Hasil Penjualan Surat Utang ORI019 untuk Membiayai Vaksinasi

Dana Hasil Penjualan Surat Utang ORI019 untuk Membiayai Vaksinasi

Whats New
Catatan Apik di Tengah Pandemi, Pendapatan GoFood Naik 20 Kali Lipat

Catatan Apik di Tengah Pandemi, Pendapatan GoFood Naik 20 Kali Lipat

BrandzView
Ini Syarat Bagi PNS untuk Ikuti Jabatan Fungsional

Ini Syarat Bagi PNS untuk Ikuti Jabatan Fungsional

Whats New
Panduan Cara Membuat Paspor via Online, Berikut Syarat dan Biayanya

Panduan Cara Membuat Paspor via Online, Berikut Syarat dan Biayanya

Spend Smart
Jadi Ketua Umum PB PASI, Luhut Ingin Benahi Keuangannya

Jadi Ketua Umum PB PASI, Luhut Ingin Benahi Keuangannya

Rilis
Pemerintah Bisa Dapat Porsi dari Laba LPI hingga 30 Persen

Pemerintah Bisa Dapat Porsi dari Laba LPI hingga 30 Persen

Whats New
Soal Pendaftaran Tanah secara Elektronik, Ini Kata Kementerian ATR

Soal Pendaftaran Tanah secara Elektronik, Ini Kata Kementerian ATR

Whats New
KKP Lepasliarkan 16.975 Ekor Benih Lobster Hasil Selundupan

KKP Lepasliarkan 16.975 Ekor Benih Lobster Hasil Selundupan

Whats New
Dewan Pengawas Sebut Dugaan Korupsi Dana Investasi BPJS Ketenagakerjaan Merupakan Potential Loss Selama 2020

Dewan Pengawas Sebut Dugaan Korupsi Dana Investasi BPJS Ketenagakerjaan Merupakan Potential Loss Selama 2020

Whats New
Platform Ini Terima Donasi Bitcoin untuk Bantu Korban Bencana Alam

Platform Ini Terima Donasi Bitcoin untuk Bantu Korban Bencana Alam

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X