[POPULER MONEY] Ekonomi Melambat sejak Kuartal I | Kirim Foto Meteran Listrik Lagi

Kompas.com - 26/09/2020, 06:32 WIB
Ilustrasi resesi ekonomi shutterstock.comIlustrasi resesi ekonomi

JAKARTA, KOMPAS.com - tak diragukan lagi, pandemi Covid-19 berdampak signifikan terhadap perekonomian. Hal ini terlihat dari perekonomian Indonesia yang melambat sejak kuartal I 2020.

Berita tersebut menjadi yang terpopuler sepanjang hari kemarin, Jumat (25/9/2020). Sementara itu berita terpopuler kedua adalah tentang Kemenhub yang terbuka dengan masukan terkait aturan mengenai sepeda.

Berikut daftar berita terpopuler selengkapnya:

1. Kemenkeu Sebut RI Sudah Resesi, Ekonomi Melambat Sejak Kuartal I

Kementerian Keuangan menyatakan, Indonesia memang telah mengalami resesi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Febrio Kacaribu mengatakan, dari awal tahun sebenarnya kinerja perekonomian Indonesia telah melambat sejak kuartal I-2020.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada kuartal I lalu, perekonomian RI hanya tumbuh 2,97 persen. Jauh lebih rendah dibanding pada kuartal IV-2019 yang sebesar 4,97 persen.

Pada kuartal II-2020, pertumbuhan ekonomi pun terperosok lebih dalam, yakni masuk ke zona negatif 5,32 persen. Selengkapnya silakan baca di sini.

2. Soal Aturan Sepeda, Menhub: Kalau Ada yang Keberatan, Kami "Welcome"

Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) resmi menerbitkan aturan terkait pedoman pengguna sepeda di jalan beberapa waktu lalu. Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 59 Tahun 2020 tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kembali menekankan, aturan tersebut diterbitkan guna menjamin keselamatan pesepeda. Kemenhub disebut tidak berniat untuk mengganggu kenyamanan para pengguna kendaraan roda dua tersebut.

"Tidak ada niatan kami mengintervensi, sehingga kenayamanan bapak ibu menjadi terganggu," katanya dalam konferensi pers virtual, Jumat (25/9/2020). Selengkapnya silakan baca di sini.

3. Pengusaha Air Minum Jadi Orang Terkaya di China, Geser Posisi Jack Ma

Pendiri Alibaba Jack Ma kini tidak lagi menyandang status orang terkaya di China. Sebab, posisi Ma telah digeser oleh Zhong Shanshan, pengusaha pendiri perusahaan air minum dalam kemasan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X