Trump Hanya Bayar Pajak Penghasilan Hampir Nol Dollar AS, Kok Bisa?

Kompas.com - 28/09/2020, 16:41 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara dalam pesan yang telah direkam sebelumnya yang diputar selama sesi ke-75 Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, Selasa, 22 September 2020, di markas besar PBB di New York. AP/UNTVPresiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara dalam pesan yang telah direkam sebelumnya yang diputar selama sesi ke-75 Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, Selasa, 22 September 2020, di markas besar PBB di New York.

NEW YORK, KOMPAS.com - Bisnis yang dijalankan oleh Presiden AS Donald Trump mengalami kerugian hingga ratusan juta dollar AS dalam dua dekade terakhir.

Hal itu menyebabkan dirinya hanya mendapatkan tagihan pajak penghasilan sebesar nol dollar AS atau mendekati nol dollar AS dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan hasil laporan The New York Times yang dikutip dari CNBC, Senin (28/9/2020) Trump hanya membayar pajak penghasilan sebesar 750 dollar AS atau sekitar Rp 11,1 juta (kurs Rp 14.919 per dollar AS) pada tahun 2016, dan membayarkan dalam jumlah yang sama pada tahun 2017.

Baca juga: Terimbas Pandemi, Kekayaan Trump Anjlok Rp 8,8 Triliun

Selain itu, Trump sama sekali tak membayarkan pajak penghasilan dalam 10 dari 15 tahun terakhir.

Kerugian yang dialami oleh bisnis Trump juga turut membebani keuangan pribadi Trump. Dirinya saat ini bertanggung jawab atas utang senilai lebih dari 420 juta dollar AS.

Sebagian besar dari utang tersebut jatuh tempo dalam empat tahun mendatang.

Laporan tersebut diterbitkan hanya dua hari sebelum Trump dan mantan Wakil Presiden Joe Biden bertemu untuk debat pertama dalam Pemilu tahun ini. Laporan tersebut didasarkan pada kumpulan dokumen pengembalian pajak presiden yang dikumpulkan hingga saat ini.

New York Times mengatakan, laporan tersebut adalah laporan pertama dari serangkaian laporan yang bakal diterbitkan dalam beberapa waktu ke depan. 

Baca juga: Trump Ancam Hentikan Hubungan Dagang dengan China

Trump sendiri membantah laporan tersebut dan menyatakan pemberitaan mengenai dirinya itu sebagai berita palsu.

Pengacara Trump Organization Alan Garte dalam keterangan resmi menyatakan, sebagian besar dari laporan New York Times tersebut tak akurat.

"Dalam satu dekade terakhir, Presiden Trump telah membayar puluhan juta dollar AS dalam bentuk pajak pribadi kepada pemerintah federal, termasuk membayarkan pajak pribadi sebesar jutaan dollar ketika dirinya mengumumkan pencalonan di 2015," ujar dia.

Halaman:


Sumber CNBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X