Atasi Banjir Rob, Pemerintah Prioritaskan Program Pengaman Pesisir di 5 Kota

Kompas.com - 28/09/2020, 20:10 WIB
Banjir rob di Jakarta Utara membuat beberapa kendaraan terendam air laut IstimewaBanjir rob di Jakarta Utara membuat beberapa kendaraan terendam air laut

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah  memprioritaskan proyek pengaman pesisir di 5 kota yang berlokasi di kawasan pantai utara (pantura) Jawa.

Asisten Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Rahman Hidayat menuturkan 5 kota ini meliputi Jakarta, Cirebon, Pekalongan, Semarang, dan Demak.

 

"Manfaat program ini antara lain mengatasi bencana banjir rob di DKI Jakarta, Semarang, Pekalongan, Demak, dan Cirebon, serta berkurangnya waktu tempuh Semarang–Demak dari 1 jam menjadi 25 menit,” jelasnya melalui keterangan tertulis, Senin (28/9/2020).

Baca juga: Dapat Anggaran Rp 45,6 Triliun, Kemenhub Fokus Bangun Infrastruktur

Di Jakarta, lanjut Rahman, khususnya pada kawasan Teluk Jakarta salah satu programnya adalah National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). Di antara implementasi program ini adalah pembangunan infrastruktur tanggul pantai dan laut serta sistem sanitasi Jakarta.

Adapun pelaksana program ini antara lain Kementerian PUPR, Kementerian ESDM, Kementerian LHK, pemerintah daerah, Badan Usaha (BUMN/swasta). Program proyek ini membutuhkan dana sebesar Rp 54,9 triliun hingga 2024.

Rahman menyebutkan, pembiayaan program tersebut akan bersumber dari APBN sebesar Rp 31,4 triliun, KPBU Rp 18,7 triliun dan APBD sebesar Rp 4,8 triliun.

Berbagai program pengaman pesisir ini dilakukan, di antaranya pengamanan pesisir pantura Jakarta, ditargetkan akan dibangun sepanjang 7,25 Km. Kemudian jalan tol Semarang-Demak sekitar 15,5 Km.

Baca juga: PT SMI Bakal Beri Pinjaman untuk Pemda Bangun Infrastruktur, Syaratnya...

Selanjutnya, pembangunan dan peningkatan tanggul laut, break water, dan bangunan pengamanan pantai lainnya di kawasan pantura Jawa.

“Selain itu, kami juga menggandeng KKP dalam kerangka identifikasi infrastruktur dan bangunan pantai di Pantura Jawa. Langkah ini merupakan upaya terpadu yang cukup efektif untuk mengoptimalkan dampak program sesuai maksud dan tujuannya," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangga Buatan Indonesia, Luhut Ajak Masyarakat Beli Sepeda Produk Lokal

Bangga Buatan Indonesia, Luhut Ajak Masyarakat Beli Sepeda Produk Lokal

Whats New
Covid-19 Bikin Bisnis Hotel dan Restoran di Jakarta Kian Merana

Covid-19 Bikin Bisnis Hotel dan Restoran di Jakarta Kian Merana

Whats New
5+ Rahasia dan Cara Mengatur Keuangan Freelancer Zaman Now

5+ Rahasia dan Cara Mengatur Keuangan Freelancer Zaman Now

Earn Smart
Tarif Tol Jakarta-Bandung Terbaru di 2021

Tarif Tol Jakarta-Bandung Terbaru di 2021

Spend Smart
Hati-hati, Ada Hoaks Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12!

Hati-hati, Ada Hoaks Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12!

Whats New
Pastikan Kelayakan Terbang Pesawat, Menhub Tinjau Ramp Check di Bandara Soetta

Pastikan Kelayakan Terbang Pesawat, Menhub Tinjau Ramp Check di Bandara Soetta

Whats New
Tarif Tol Terbaru dari Jakarta Menuju Semarang dan Surabaya di 2021

Tarif Tol Terbaru dari Jakarta Menuju Semarang dan Surabaya di 2021

Spend Smart
Satpam Wajib Miliki KTA dan Ijazah, Berapa Biaya Pembuatannya?

Satpam Wajib Miliki KTA dan Ijazah, Berapa Biaya Pembuatannya?

Work Smart
Cerita Orang Terkaya Paling Muda di India, Pernah Jualan HP Kini Punya Harta Rp 21,7 Triliun

Cerita Orang Terkaya Paling Muda di India, Pernah Jualan HP Kini Punya Harta Rp 21,7 Triliun

Work Smart
MONEY SEPEKAN:  6 Maskapai Indonesia yang Kini Tinggal Nama | Uni Eropa Tolak Sawit Indonesia, Butuh Nikelnya

MONEY SEPEKAN: 6 Maskapai Indonesia yang Kini Tinggal Nama | Uni Eropa Tolak Sawit Indonesia, Butuh Nikelnya

Whats New
Selain Kendaran Listrik, Ini Pendongkrak Melejitnya Harga Nikel

Selain Kendaran Listrik, Ini Pendongkrak Melejitnya Harga Nikel

Whats New
Elon Musk Sumbangkan 5 Juta Dollar AS untuk Akses Pendidikan Gratis

Elon Musk Sumbangkan 5 Juta Dollar AS untuk Akses Pendidikan Gratis

Whats New
Pasca Gempa Majene, Kemenhub Pastikan Pelayanan Penerbangan di Sulawesi Barat Normal

Pasca Gempa Majene, Kemenhub Pastikan Pelayanan Penerbangan di Sulawesi Barat Normal

Whats New
Utang Pemerintah Tembus Rp 6.000 Triliun

Utang Pemerintah Tembus Rp 6.000 Triliun

Whats New
Erick Thohir Minta 15 Persen Direksi BUMN Dijabat Perempuan

Erick Thohir Minta 15 Persen Direksi BUMN Dijabat Perempuan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X