Holding BUMN Pelabuhan dan Pariwisata Akan Terbentuk dalam Waktu Dekat

Kompas.com - 29/09/2020, 15:31 WIB
Gedung Kementerian BUMN Dokumentasi Kementerian BUMNGedung Kementerian BUMN

JAKARTA, KOMPAS.com - Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, holding BUMN pelabuhan dan pariwisata akan terbentuk dalam waktu dekat ini.

Adapun holding BUMN pelabuhan akan berisi PT Pelindo I sampai dengan IV. Sementara holding BUMN parawisata akan terdiri dari PT Garuda Indonesia Tbk, PT Angkasa Pura, ITDC, dan Hotel Indonesia Natour (HIN).

“(Holding) Pelindo dalam waktu dekat, kemudian holding parawisata ini sudah diserahkan ke presiden, mungkin dalam waktu dekat sudah akan jadi juga,” ujar Arya dalam diskusi virtual yang dikutip Kompas.com pada Selasa (29/9/2020).

Baca juga: Mengenal Super Holding BUMN yang Dibanggakan Ahok

Arya menambahkan, Menteri BUMN Erick Thohir serius dalam pembentukan holding atau klusterisasi BUMN.

Bahkan, kata dia, kecepatan pembentukan holding yang dilakukan Erick Thohir sudah menyamai mantan Menteri BUMN Rini Soemarno dalam lima tahun menjabat.

“Ibu Rini saja dalam lima tahun membentuk tiga sub holding,  sementara kita sekarang ini baru satu tahun sudah tiga juga. Artinya kecepatannya tinggi,” kata Arya.

Arya menuturkan, pembentukan holding maupun kluster dalam rangka transformasi BUMN. Sehingga, ke depannya kinerja perusahaan plat merah bisa lebih baik dari sebelumnya.

“Beliau (Erick Thohir) berharap tahun pertama dan kedua urusan ini sudah beres. Sehingga, kita bertansformasi ke yang lebih besar lagi,” ungkapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X