Gubernur BI: Selama Pandemi, Transaksi Digital Naik 37,8 Persen

Kompas.com - 29/09/2020, 15:43 WIB
Ilustrasi transaksi non-tunai menggunakan smartphone. ThinkstockIlustrasi transaksi non-tunai menggunakan smartphone.

Selanjutnya, pihaknya mendorong startup di bidang e-commerce, fintech, dan startup-startup lainnya untuk menginovasi layanan yang dapat memacu proses digitalisasi keuangan.

Lalu, bank sentral bakal menyambungkan pembayaran digital domestik dengan negara lainnya (cross border), salah satunya melalui Quick Response Indonesian Standard (QRIS).

"Kami bangun QRIS untuk pembayaran dengan Malaysia, Thailand, dan Jepang. Konsepnya disatukan dengan local currency settlement. Kami rintis dengan India dan Saudi Arabia yang memang dilakukan melalui perbankan yang kita pilih antara crossborder itu," pungkas Perry.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.