Jubir Luhut Klaim Penambahan Kasus dan Kematian akibat Covid-19 Turun

Kompas.com - 29/09/2020, 17:33 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan didampingin juru bicaranya Jodi Mahardi melakukan konfrensi video, di Jakarta, Rabu (18/3/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan didampingin juru bicaranya Jodi Mahardi melakukan konfrensi video, di Jakarta, Rabu (18/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penambahan jumlah kasus dan angka kematian akibat Covid-19  diklaim menurun setelah Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengkoordinasikan penanganan virus corona di 8 provinsi.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) Menko Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi melalui keterangan tertulis, Selasa (29/9/2020).

“Kalau dilihat dari indikator di delapan provinsi secara mingguan, terjadi penurunan penambahan kasus konfirmasi dan angka kematian, kecuali Jawa Barat," ujar Jodi.

Dua pekan lalu, Luhut Binsar Pandjaitan memang ditunjuk Presiden Joko Widodo untuk mengkoordinasikan penanganan Covid-19 di 8 provinsi.

Baca juga: Luhut: Kami Sedang Benahi Manajemen Perawatan Pasien Covid-19

Provinsi tersebut meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Bali, Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan.

Terkait dengan kasus Covid-19 di Jawa Barat kata Jodi, rata-rata wilayah Bogor, Bekasi dan Depok berkontribusi terhadap lebih dari 60 persen total peningkatan kasus Covid-19 dalam 2 minggu terakhir.

Oleh karena itu ungkapnya, penanganan kasus di Jabodetabek akan dilakukan secara terintegrasi.

Luhut ucap Jodi, mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan oleh seluruh gubernur di 8 provinsi, jajaran Polda, Kodam, Kemenkes, Satgas Covid-19 serta tim lain yang terlibat.

Baca juga: Sah, Mulai Tahun Depan Tarif Materai Jadi Rp 10.000

“Tapi Pak Menko minta agar pemerintah pusat dan daerah tidak lengah dan tetap terus fokus pada upaya penurunan penambahan kasus harian, peningkatan angka kesembuhan dan penurunan angka kematian sesuai perintah Presiden," ujarnya.

Jodi mengatakan pemerintah akan terus memastikan ketersediaan obat serta alat kesehatan untuk penanganan pasien Covid-19.

Selain itu pemerintah juga terus mengingatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan.

"Kami akan terus bekerja untuk memastikan ketersediaan obat dan alat kesehatan untuk perawatan pasien Covid-19, mendorong peningkatan testing dan tracing yang lebih tepat sasaran, serta kampanye perubahan perilaku sesuai protokol kesehatan,” ucap dia.

Baca juga: Dahlan Iskan: Pembentukan Superholding Belum Mendesak



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X