Tarif Tol Manado-Bitung Rp 1.100 Per Km, Menteri PUPR: Cukup Murah!

Kompas.com - 30/09/2020, 06:32 WIB
Tol Manado-Bitung Jasa MargaTol Manado-Bitung

JAKARTA, KOMPAS.com - Tarif Tol Manado-Bitung, Sulawesi Utara ( Sulut), setelah dioperasikan ruas Manado-Danowudu sepanjang 26 kilometer sebesar Rp 1.100 per kilometer.

"Di sini ( tarif Tol Manado-Bitung) Rp 1.100 per kilometer, saya kira cukup murah," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dilansir dari Antara, Rabu (30/9/2020).

Dia berharap, masyarakat bisa memanfaatkan jalan bebas hambatan ini sesuai yang diharapkan Presiden Jokowi.

"Saya lihat di Danowudu langsung terhubung dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, KEK ini diisi Pak Gubernur untuk menarik investasi," ujar dia.

Tugas Kementerian PUPR, lanjut dia, menghubungkan ke kawasan-kawasan industri dan pariwisata.

Baca juga: Jalan Tol Terpanjang di Sulawesi Segera Beroperasi

Kementerian PUPR juga sementara ini membangun akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Likupang, Kabupaten Minahasa Utara. Basuki menambahkan, pada Juni 2021 Tol Manado-Bitung sepanjang 40 kilometer bisa diselesaikan.

"Lahan yang akan dibebaskan tinggal dua persen," kata Basuki.

Setelah diresmikan, kata dia, masyarakat bisa melintasi ruas Manado-Danowudu didahului dengan tapping pertama Penjabat Gubernur Sulut Agus Fatoni bersama forkopimda.

"Masih nol rupiah selama dua pekan. Dua pekan bisa digunakan untuk menyiapkan perilaku masyarakat, karena jalan bagus dan lurus kecepatan tak terasa bisa mencapai 160, 140 kilometer per jam, apalagi kalau gunakan Avanza, tak terasa ngegas sudah 125 kilometer per jam," ujar dia.

Baca juga: Gurita Bisnis Tommy Soeharto, Sang Pangeran Cendana

Selama periode sosialisasi ini, kata dia, pengendara masih bebas tarif, setelah itu baru diterapkan tarif tersebut.

Tol terpanjang di Indonesia timur

Total panjang Tol Manado-Bitung adalah 39 kilometer dan dibangun dengan konsep Kerja sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU), jalan ini akan dioperasionalkan secara bertahap.

Tol terpanjang di Sulawesi ini terdiri dari dua seksi, Seksi I Manado-Airmadidi sepanjang (14 kilometer) yang dibangun pemerintah dan Seksi II Airmadidi-Bitung (25 kilometer) yang dibangun PT JMB.

Sementara itu, untuk ruas Danowudu-Bitung yang belum terbangun, sepanjang 12,65 kilometer ditargetkan selesai konstruksi pada April tahun 2021, hingga saat ini progres konstruksinya telah mencapai 77,61 persen dan pembebasan lahan mencapai 99,23 persen.

Jalan Tol Manado-Bitung akan memiliki total lima Gerbang Tol (GT), yakni GT Manado, GT Airmadidi, GT Kauditan, GT Danowudu, dan GT Bitung. Jalan tol ini juga direncanakan memiliki total dua rest area, yang terletak di STA 3+000 (arah Manado) dan STA 3+500 (arah Bitung).

Baca juga: Resmi Beroperasi, Tol Pekanbaru-Dumai Masih Gratis

Jalan Tol Manado-Bitung yang dibangun sejak tahun 2017 tersebut memiliki total investasi sebesar Rp 4,95 Triliun dengan masa konsesi 40 tahun.

Keberadaan jalan tol ini nantinya juga dapat memangkas waktu tempuh cukup signifikan antara Manado dan Bitung. Bila sebelumnya waktu tempuh antara kedua kota tersebut melalui jalan nasional berkisar 1,5-2 jam, maka waktu tempuh melalui Jalan Tol Manado-Bitung hanya sekitar 30-45 menit.

Keberadaan jalan tol ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah-wilayah sekitar Manado dan Bitung sehingga akan menurunkan biaya logistik.

Berbagai obyek wisata lainnya yang berada di Sulawesi juga akan merasakan kemudahan akses dengan adanya jalan tol ini, seperti obyek wisata Rumah Alam Manado Adventure Park.

Baca juga: Bupati Morotai: Tol Laut Hanya Melayani Pemodal Besar

Lalu, wisata air terjun Kima Atas, hutan Mangrove Lembeh, Taman Nasional Tangkoko, Gunung Dua Saudara, dan sejumlah pantai menawan.

Harapan Jokowi

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meresmikan secara daring ruas Manado-Danowudu, Tol Manado-Bitung di Sulawesi Utara sepanjang 26 kilometer.

"Ruas Manado-Danowudu sudah selesai, sudah rampung," kata Jokowi.

Masyarakat, kata dia, bisa memanfaatkan ruas jalan itu untuk menunjang kegiatan usaha dan memudahkan transportasi.

Baca juga: Punya e-Pas, Nelayan Bisa Agunkan Kapal ke Bank

"Nanti jika seluruh ruas tol selesai panjangnya sekitar 40 kilometer. Gerbang tol ini hanya sembilan kilometer atau 12 menit dari Bandara Sam Ratulangi, sangat dekat," kata dia dari Istana Bogor.

Tol yang juga terpanjang di Indonesia Timur ini nantinya memangkas waktu tempuh sekitar satu jam. Sebelum dibangun tol ini, waktu tempuh diperkirakan 90 menit, tetapi ketika melintasi jalan tol hanya memakan waktu setengah jam.

"Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan dari Manado ke Bitung atau sebaliknya yang menggunakan jalan tol waktu tempuhnya akan jauh lebih cepat. Ini sebuah kecepatan, kecepatan yang sangat berubah sekali," ujar Presiden.

Baca juga: Kerajaan Bisnis Grup Salim, Penguasa Produk Makanan Indonesia



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X