Masalah Likuiditas Jadi Pemicu "Rush" di Berbagai Koperasi

Kompas.com - 30/09/2020, 12:05 WIB
ilustrasi rupiah, ilustrasi anggaran thikstockphotosilustrasi rupiah, ilustrasi anggaran

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan pandemi Covid-19 telah berdampak besar pada sektor keuangan, seperti bank, industri keuangan, Koperasi, dan pasar modal.

Dia bilang koperasi yang anggotanya bergerak di bidang UMKM juga terpukul sebagai konsekuensi pembatasan aktivitas masyarakat yang mengakibatkan penurunan omzet.

"Pelaku UMKM tidak dapat mengembalikan pinjaman kepada Koperasi, dan terjadilah risiko debitur default (gagal bayar),” ujarnya mengutip siaran resminya, Rabu (30/9/2020).

Baca juga: 7 Cara Memperkuat UMKM dan Koperasi di Tengah Pandemi

Menurut Teten, likuiditas koperasi juga terganggu lantaran adanya peningkatan penarikan dana anggota yang cukup signifikan, tanpa diimbangi dengan pemasukan dari pembayaran pinjaman anggota.

Hal ini berdampak besar pada ketidakpercayaan anggota terhadap Koperasi, yang pada akhirnya terjadi rush dan permasalahan hukum.

“Oleh karenanya, untuk mengatasi permasalahan yang ada saat ini, kebijakan yang dilakukan pemerintah melalui program PEN di antaranya subsidi bunga, penempatan dana pemerintah, restrukturisasi kredit, penjaminan kredit modal kerja baru, pembiayaan investasi kepada koperasi melalui LPDB, diperlukan,” ucapnya.

Baca juga: Cara agar Koperasi dan UMKM Bangkit di Masa Pandemi Corona

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, diketahui bahwa koperasi mengalami berbagai permasalahan utama. Ada sebanyak 46 persen yang mengaku kesulitan dalam permodalan, 36 persen yang berdampak pada penjualan, 7 persen yang mengaku bermasalah pada produksi dan distribusi dan 4 persen yang mengaku kesulitan mendapat bahan baku.

Atas dasar itu, kata dia, dibutuhkan pinjaman modal kerja, relaksasi kredit, kelancaran distribusi, dan kepastian permintaan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X